SuaraBekaci.id - Prihatin dengan kondisi Kali Jambe, Jakamulya, Tambun Selatan yang penuh dengan sampah, sejumlah masyarakat melakukan aksi Gerakan Sejuta Koin untuk Kalijambe, Seribu relawan serbu Kali Jambe.
Masyarakat yang tergabung dari Komunitas Aliansi Peduli Kalijambe menginisiasi Gerakan Sejuta Koin untuk Kali Jambe, Seribu Relawan Serbu Kali Jambe.
Aliansi Peduli Kali Jambe kemudian mengajak sejumlah organisasi lain yang peduli terhadap Kali Jambe, memulai aksinya sejak 16 Agustus 2021 hingga Sabtu 25 September 2021. Sedangkan puncaknya, yakni membersihkan Kali Jambe bersama-sama pada Sabtu (25/09/2021) dan hari ini Minggu (26/09/2021).
Salah satu relawan kepada Suara.com dalam keterangan tertulis mengungkapkan, aksi tersebut dilakukan secara manual. Hanya mengandalkan tangan kosong tanpa bantuan alat atau mesin pengangkut sampah.
"Kita menggunakan alat seadanya, perahu tali tambang dan karung untuk tempat sampah dari Kali Jambe," ujar Salah seorang relawan Akrom Yaskur Syaputro (21).
Sementara Ketua Aksi Seribu Relawan Serbu Kali Jambe Abdul Latip menambahkan, aksi tersebut sudah sesuai target dan untuk membersihkan Kali Jambe akan terus dilakukan.
"Alhamdullilah sudah memenuhi target untuk aksi awal kita, untuk aksi koin masih terus berlanjut sampai normalisasi dari hulu sampai hilir selesai terlaksana," tambah Abdul Latip.
Kali Jambe diketahui kerap menjadi penyebab kebanjiran di daerah sekitar karena sampah yang menumpuk. Jika hujan datang maka air akan meluap dan membanjiri pemukiman.
Kali Jambe membentang di perbatasan wilayah Mustika Jaya Kota Bekasi dan Jaka Mulya Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.
Baca Juga: Kasus Aktif Covid-19 Kota Bekasi Sisa 43 Orang
Hulunya terdapat di Sumur Batu Bantargebang, sementara hilirnya berada di pertemuan pintu air Kali CBL di Desa Setiajaya Kabupaten Bekasi Jawa Barat.
Aksi relawan Koin untuk Kali Jambe inisiasi dari gabungan organisasi yakni, Lintas Ambulance Indonesia Kordinator Wilayah Bekasi, Patwal Ambulance Club Indonesia, BPBD, RPAI, RRCC, Eslan, Tagana Dinsos dan warga sekitar.
Dokumentasi pembersihan Kalijambe terlihat dalam unggahan akun Instagram resmi milik @lintasambulancekorwilbekasi yang diunggah pada Minggu 26 September 2021 siang.
Melalui aksi seribu relawan serbu Kalijambe terlihat banyaknya relawan yang berjibaku membersihkan sampah sampah tersebut ditengah teriknya matahari.
Perkara sampah ini memang seperti tak ada habisnya. Kalijambe selama ini menjadi penyebab banjir di beberapa wilayah di Kota Bekasi.
Kontributor : Ririn Septiyani
Tag
Berita Terkait
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh
-
Pemulihan Infrastruktur Sukses, Senyum Aceh Balik Kembali
-
Tertinggi Rp6 Juta! Ini Daftar Gaji Minimum 27 Daerah di Jabar 2026, Daerahmu Urutan Berapa?
-
Relawan Mandiri dan BUMN Peduli Bantu Tanggap Bencana Sumatra, Bukti Solidaritas Tanpa Batas
-
Risma Apresiasi Sopir Ambulans dan Relawan Bencana: Bekerja Tanpa Libur, Tanpa Pamrih
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74