SuaraBekaci.id - PT Jasa Marga, Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division minta maaf dan menjelaskan penyebab kecelakaan truk yang berimbas pada macet panjang di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 44, Kamis (23/09/2021).
Dalam rilis tertulisnya menjelaskan, kecelakaan ini melibatkan 2 buah kendaraan yaitu 1 Truk Kontainer dengan nomor Polisi B 9199 QZ dan 1 buah Dump Truck dengan nomor Polisi F 9888 BB.
Kronologi kejadian:
Kedua KR datang dari arah Cikampek. Setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kontainer 1 yang di depan mengalami gangguan di bahu luar dan datang dump truck diduga pengemudi mengantuk dan kurang antisipasi sehingga menabrak KR 1.
Posisi akhir kontainer menghadap barat menutup lajur 1 sedangkan posisi dump truck menghadap barat normal. Terdapat 1 korban luka yang dialami oleh supir Dump Truck dan telah dibawa ke Rumah Sakit Mandaya Karawang Barat.
Jasa Marga bersama kepolisian kemudian melakukan evakuasi mengerahkan pengangkut alat berat/crane menuju TKP. Berkoordinasi dengan kepolisian setempat melakukan buka-tutup mulai jalur KM Arah Cikampek Ruas Tol Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) hingga jalur Utama Jakarta-Cikampek KM 45 mulai pukul 08.10 sampai 08.35 WIB.
Petugas selesai melakukan penanganan kecelakaan pada pukul 10.30 WIB dan terpantau saat ini kondisi lalu lintas di area kejadian kembali normal serta Jalan Tol Layang MBZ sudah dibuka kembali. Peristiwa kecelakaan ini sudah diteruskan ke Polres Karawang.
Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas kecelakaan ini, diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati.
Pastikan kondisi kendaraan layak jalan. Hubungi One Call Center 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 3.0 untuk pengguna iOS dan Android jika butuh bantuan dan informasi seputar jalan tol milik Jasa Marga. (*)
Baca Juga: Ruas Tol Jakarta-Cikampek Macet Panjang, Ini Penjelasan Jasa Marga
Tag
Berita Terkait
-
Kepala Basarnas Ungkap Kemungkinan Tak Ada Korban Selamat Pesawat ATR: Kami Berharap Ada Mukjizat
-
Analisis BMKG: Pesawat ATR Jatuh di Maros saat Awan Cumulonimbus Selimuti Jalur Pendaratan
-
Menhub Beberkan Sulitnya Evakuasi Pesawat ATR di Maros: Medan 80 Derajat, Black Box Belum Ditemukan
-
Terhambat Angin Kencang dan Kabut, Begini Proses Evakuasi Korban Pesawat di Gunung Bulusaraung
-
Truk Seruduk Pembatas Jalan di Casablanca, Rute Transjakarta 6D Terpaksa Dipangkas
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam