SuaraBekaci.id - Ustadz Jamiludin dibacok di Bekasi. Ustadz Jamiludin menderita luka bacokan di 6 titik badannya. Hingga dia mendapatkan 50 jahitan di badan.
Pembacokan itu terjadi di kawasan di Kampung Babakan, Jalan Raya Mustikasari, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Selasa (21/9/2021).
Ustaz RM Jamiludin (39) mengatakan pelaku berjumlah lebih dari 6 orang dan membawa senjata tajam.
"Pelaku sekitar ada 6 orangan, engga tau. Lebih dari 6 orang. Pas saya kebacok, rekannya teriak, ambil motornya itu ambil motornya cepet, gitu," jelasnya, saat ditemui, Rabu (22/9/2021).
Atas keributan itu, dirinya harus menerima luka dienam titik dibadannya dan harus menerima 50 jahitan.
"50 jaitan, untuk 6 titik," jelasnya.
Sebelumnya, Pelaku Pembacokan Ustadz Jamiludin adalah segerombolan pemotor roda dua yang dibekali senjata tajam.
Kejadiannya pukul 03.00 WIB sepelas Ustadz Jamiludin mengaji. Ustadz RM Jamiludin menceritakan bahwa sebelum kejadian dirinya mendatangi sebuah pengajian yang ada di wilayah Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (20/9/2021).
Setelah selesai pengajia, dirinya bersama rekan rekannya berbincang hingga pukul 02.00 WIB. Lalu, lanjut Jamiludin, dirinya memutuskan untuk membubarkan diskusinya karena sudah menjelang adzan subuh.
Baca Juga: WAWANCARA Ustadz Jamiludin, Ulama di Kampung Babakan Bekasi Korban Pembacokan: Saya Lawan!
"Setelah selesai pukul 02.00 WIB, pukul 03.00 WIB kita bubar, saya pulang lewat Bantar gebag pasar, lewat kampung Babakan kan sepi, saat itu sedang hujan, adem," jelasnya kepada wartawan, Rabu (22/9/2021).
Terpisah, Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa 21 Oktober pukul 03.00 dini hari.
Kronlogis pembegalan itu terjadi saat Ustadz Jamiludin (39) sedang menuju rumahnya yang ada di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
"Saat sedang ingin pulang ke rumah, di jalan korban dipepet dan diberhentikan oleh dua orang pelaku," kata Erna, Rabu (22/9/2021).
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Logika Sesat: Saat Pelaku yang Berbuat Brutal, Tapi Sopan Santun Korban yang Digugat
-
Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
-
Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Teheran Diguncang Ledakan Baru! Israel Kembali Menyerang
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak