SuaraBekaci.id - Salah satu korban pesawat jatuh di Intan Jaya Papua, Rimbun Air Cargo seri Twin Otter 300 PK-OTW yaitu Co-Pilot M Fahar Dwi Saputra (26) dimakamkan di Bekasi malam ini, Kamis (16/09/2021).
Jasadnya tiba di Bekasi malam ini pukul 18:00WIB. Jasad M. Fajar Dwi Saputra (26) yang bertugas sebagai Co-pilot di pesawat ribuan air akan dimakamkan malam ini di Bekasi, Kamis (16/9/2021).
Ibu almarhum Fajar, Sri Purwati (54) mengatakan pihak management akan mengantarkan jasad almarhum kerumah duka sekitar pukul 18.00 dan akan segera dimakamkan malam ini.
"Penyerahan jenazah diserahkan nanti jam 18.00 WIB, kemudian dibawa ke rumah duka ke sini. Kemudian disolatkan di masjid dan dimakamkan malam ini juga," jelas ibunda almarhum M Fajar Dwi Saputra saat ditemui dirumah duka di RT 03 RW 13, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.
Terlihat tabah, dia mengatakan almarhum akan dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) yang tidak jauh dari rumah duka.
Pantauan Suara Bekasi.id di lokasi rumah duka, di depan rumahnya terdapat banyak sekali karangan bunga dari kerabat dan juga perusahaan dimana almarhum kerja.
Didalam rumah pun sanak saudara masih menunggu kedatangan jasad almarhum Fajar yang manjadi kroban kecelakan pesawat di Perbukitan Kampung Bilogai, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Rabu (15/9/2021).
Sebelumnya, Jenazah tiga awak pesawat Rimbun Air PK OTW yang jatuh di Perbukitan Kampung Bilogai, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Rabu (15/9), tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika pada Kamis (16/9/2021) pagi pukul 08.33 WIT.
Tiba di Mimika, langsung dibawa ke RSUD Mimika untuk proses identifikasi dan dibersihkan sebelum diserahkan kepada pihak maskapai.
Baca Juga: Sebelum Terbang, Pilot Pesawat Rimbun Air Kapten H. Mirza Video Call Istri
Jenazah ketiga awak pesawat Rimbun Air itu masing-masing Pilot Hj Mirza, co pilot Fajar dan teknisi Iswahyudi dievakuasi ke Timika dengan pesawat Rimbun Air PK OTJ.
Begitu pesawat parkir di Apron Pesawat Kargo Bandara Timika, personel Basarnas Timika langsung memindahkan jenazah ketiga korban yang sudah dimasukkan dalam kantong jenazah ke mobil ambulans milik Rumkitban TNI AD, TNI AL dan TNI AU.
Kepala Kantor SAR Timika George Mercy L Randang mengatakan jenazah ketiga awak pesawat Rimbun Air PK OTW itu segera diserahkan ke pihak maskapai penerbangan mewakili keluarga korban.
Seperti diketahui, Pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK OTW ditemukan di ketinggian 2.400 meter, dengan jarak 5-6 km dari Bandara Bilogai ke arah Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya.
Dilaporkan kondisi pesawat yang sempat hilang kontak dalam penerbangan Nabire-Sugapa telah ditemukan dalam kondisi hancur dan kemungkinan para kru tidak selamat.
Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan mengatakan, hasil pengamatan dari helikopter yang dikerahkan untuk melakukan pencarian, menemukan kondisi pesawat sudah dalam keadaan hancur.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia