SuaraBekaci.id - Penyebab aglonema tak bertunas. Aglonema tak bertunas disebabkan berbagai macam faktor.
Aglonema memiliki nilai jual yang tinggi sehingga banyak orang yang saat ini mengembangbiakkannya.
Hanya saja sering kali aglonema kesulitan untuk menumbuhkan tunasnya.
Lalu apa penyebab aglonema tak bertunas yang masih jarang diketahui?
Padahal aglonema yang bertunas merupakan hal yang ingin dimiliki oleh para pemiliknya agar tidak perlu lagi membeli tanaman aglonema yang baru untuk dikoleksi.
Lantas bagaimana penyebab aglonema tidak dapat bertunas? Simak ulasannya berikut ini.
1. Aglonema memiliki akar berwarna cokelat
Aglonema yang tidak dapat bertunas memiliki warna coklat pada akarnya.
Akar berwarna cokelat merupakan tanda bahwa aglonema memiliki akar yang tua dan tidak dapat menyerap unsur hara seperti kalium, fosfor, dan zat lain yang dibutuhkan aglonema untuk tumbuh dan berkembang pada media penanaman.
Baca Juga: Cara Merawat Lidah Mertua Agar Subur dan Lama Hidup
2. Aglonema sedang sakit
Aglonema yang sakit tentu tidak dapat menumbuhkan tunas baru.
Tanda-tanda bila aglonema sedang sakit dapat kamu lihat melalui warna daunnya.
Bila daun aglonema tidak cerah atau kusam menandakan bahwa aglonema sedang sakit.
3. Aglonema tidak memiliki bonggol
Aglonema yang tidak bertunas biasanya juga tidak memiliki bonggol atau batang.
Aglonema dapat bertunas jika bonggol memiliki ukuran diatas 3 cm.
Apabila bonggol di bawah 3 cm maka aglonema tidak dapat bertunas dan otomatis akan mengeluarkan akarnya terlebih dahulu.
4. Aglonema memiliki ukuran kecil atau kerdil
Aglonema yang tidak dapat bertunas tentu berawal dari aglonema yang memiliki hambatan dalam pertumbuhan atau kerdil.
Solusi yang harus dilakukan adalah dengan menyuburkan aglonema yang kerdil terlebih dahulu agar dapat bertunas.
5. Aglonema belum mencapai umur induk
Aglonema yang belum bertunas merupakan aglonema yang belum memasuki umur induk atau masih kecil. Aglonema dapat bertunas pada usia ke-6 bulan.
(Muhammad Zuhdi Hidayat)
Berita Terkait
-
Persiapan Mudik Lebaran Michelin Ingatkan Pengendara Selalu Cek Tekanan Angin Ban
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
4 Cleansing Oil LHA, Angkat Makeup Waterproof hingga Komedo Tanpa Iritasi
-
Minim Operasi dan Downtime, Teknologi XERF Jadi Sorotan: Apa Itu?
-
Apa Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan? Ini 5 Pilihan Murah di Bawah Rp20 Ribu
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Peringatan Keras Wali Kota Bekasi untuk Camat dan Lurah: Jangan Biarkan Proyek Liar!
-
Transjabodetabek Terus Ekspansi, Siap Layani Cikarang dan Bandara
-
Pemprov Jabar Bagi-Bagi 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat HP Sekarang!
-
BRI Siapkan 3 Strategi Mitigasi Risiko untuk Dorong Kredit UMKM
-
Terjadi Lagi di Bekasi: Begal Payudara di Gang Sempit Terekam CCTV