SuaraBekaci.id - Cara mengatasi writer's block atau tiba-tiba hilang mood menulis dan akhirnya berhenti. Jika itu terjadi, akan membahayakan baru para penulis hingga tidak bisa berkarya. Mungkin ini juga bisa dipakai untuk kembalikan semangat menulis.
Menulis merupakan seni dalam menuangkan segala isi pikiran yang ada di kepala.
Menulis akan meningkatkan daya ingat dan daya nalar dalam menganalisis setiap kejadian yang dialami oleh seseorang.
Menulis bukan hanya enak dibaca, akan tetapi memiliki unsur estetika atau keindahan dalam struktur kalimat dan pemilihan diksi.
Menulis bisa menjadi kegiatan positif saat memiliki waktu luang yang banyak terutama saat kondisi pandemi sekarang.
Tak menutup kemungkinan menulis juga bisa menjadi potensi untuk meraup keuntungan dengan profesi sampingan disamping mengisi kegiatan sembari menunggu panggilan pekerjaan.
Berbagai media menawarkan honor apabila karya tulis anda lolos publikasi. Tentunya tulisan harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Bila sudah menekuni dalam dunia kepenulisan, maka anda akan terus terpacu untuk meningkatkan daya kreativitas dan akan terus berkarya hingga tulisan anda akan selalu dikenal banyak orang.
Tentunya siapa yang tidak mau tulisannya dikenal banyak orang? Tentunya semua orang pasti mau jika tulisannya dikenal banyak orang. Sebab sesuai dengan petuah bijak "jika anda menulis maka anda ada".
Baca Juga: Ingin Karya Tulis Anda Bebas Plagiasi? Belajarlah Teknik Parafrase
Namun seringkali dalam menulis seringkali anda menemui sebuah blocking atau tiba-tiba saja berhenti menulis.
Dalam dunia kepenulisan, istilahnya disebut block writing atau writer's block. Hal itu wajar dalam menulis, baik pemula maupun mahir.
Blocking biasanya terjadi saat penulis sudah kehabisan ide yang akan dituliskan.
Berikut tips saat Anda mengalami blocking dalam menulis seperti ditulis Rico Andreano dalam YourSay Suara.com:
1.Beristirahat Sejenak
Saat anda mengalami blocking dalam menulis ambil waktu untuk istirahat sejenak.
Berita Terkait
-
Dilema Penulis Zaman Now: Menulis Buku atau Menjadi Konten Kreator?
-
Wajib Tahu! Kenapa Writer's Voice Adalah Pembeda Terkuat di Tengah Banjir Konten Medsos
-
Safe Space Starts With You: Pentingnya Empati Saat Menulis Isu Bullying
-
Oktavia Ningrum Menemukan Ruang Aman dan Teman Digital lewat YourSay
-
Prabowo Soroti Siswa Nulis Kecil demi Hemat Kertas, Minta Ada Buku Gratis dan Pelajaran Menulis!
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee