Pebriansyah Ariefana
Minggu, 08 Agustus 2021 | 13:36 WIB
Logo Olimpiade Tokyo 2020 (Shutterstock)

Nantinya hasil gambar akan masuk ke dalam sistem komputer, untuk kemudian akan dibuat keterangan mengenai identitas, kecepatan dan jarak atlet di arena.

Tampilan label keterangan tersebut akan muncul di siaran pertandingan, dan akan mengikuti pergerakan atlet.

Teknologi ini hadir di olahraga Marathon, Sepeda, Dayung, Renang dan Triathlon.

3. 3D Athlete Tracking (3DAT)

Para pemain Timnas Brasil berselebrasi saat melawan Spanyol dalam laga final sepak bola Olimpiade Tokyo, 7 Agustus 2021. (REUTERS/Stoyan Nenov)

3DAT adalah teknologi dengan menggunakan 4 kamera pan-tilt yang dipasang di stadion sebagai venue dalam pertandingan olimpiade, yang berfungsi untuk merekam pergerakan atlet.

Hasil dari kamera kemudian akan masuk ke dalam komputer milik OBS, dan dianalisa lewat teknologi kecerdasan buatan.

Kemudian data kecepatan atlet akan ditampilkan dalam siaran pertandingan.

Adapun proses pengumpulan data dan analisa data sangat cepat, sehingga pemirsa bisa segera mendapatkan info mengenai nama atlet dan kecepatannya.

Di Olimpiade Tokyo, 3DAT hadir di cabang olahraga Atletik 100 meter, 200 meter, Relay 4×100 meter dan lain sebagainya.

Baca Juga: 7 Teknologi Canggih yang Digunakan Selama Olimpiade Tokyo 2020

4. Biometric Data Display

Simone Biles tanding di final balok keseimbangan Olimpiade Tokyo 2020,Selasa (3/8/2021). (Instagram/@usagym)

Teknologi ini hanya hadir di cabang olahraga Panahan. Biometric Data Display didukung oleh 4 kamera yang ditempatkan sekitar 12 meter dari posisi atlet.

Kamera akan fokus pada wajah, para atlet yang akan memanah.

Data dari kamera tersebut akan masuk ke dalam sistem untuk dianalisa mengenai detak jantung atlet.

Nantinya hasil analisa tersebut akan disajikan dalam pertandingan sehingga penonton tahu mengenai detak jantung pemanah saat pertandingan.

5. TrueView 360 video

Load More