SuaraBekaci.id - Darusman Ferdiansyah dibacok begal di kawasan Tambelang Bekasi. Pelakunya 6 orang.
Kini Unit Reserse Kriminal Polsek Tambelang meringkus empat dari enam komplotan begal bersenjata tajam. Mereka dibekuk ditempat persembunyiannya di Jalan Raya Kali CBL, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (28/7/2021) lalu.
Kapolsek Tambelang AKP Miken Fendriyati menyebut terdapat empat orang komplotan begal diantaranya yakni berinisial AR, RP, MF dan MR.
Dalam aksinya, mereka melakukan tindak kejahatan jalanan bersama dua orang pelaku lainnya, yakni G dan A yang masih dalam pengejaran polisi.
“Pelaku empat orang, yakni AR, RP, MF dan MR, dan dua orang lagi masih DPO,” kata Miken kepada wartawan, Jumat (30/7/2021).
Miken mengatakan, komplotan ini ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari Darusman Ferdiansyah (26) warga Desa Sukabakti yang menjadi korban pembegalan yang menerima luka bacok celurit pada Sabtu (24/7/2021) dini hari.
Kemudian, korban dibacok dengan sebilah celurit saat mengendarai satu unit sepeda motor di Jalan Raya Sukaraja, Kecamatan Tambelang sekira pukul 02.00 WIB.
Setelah melukai korbannya, pelaku yang berjumlah enam orang membawa kabur motor milik korban.
“Jadi modusnya pelaku memepet korban, melukai dan mengambil sepeda motor korban,” jelasnya.
Baca Juga: Meresahkan Warga, Polisi Tangkap Komplotan Begal Bersenjata Tajam di Bekasi
Kepada polisi, kawanan ini mengaku melakukan aksi begal bukan kali pertama. Hingga kini polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut.
“Kasusnya masih kita kembangkan,” katanya.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua sepeda motor yang digunakan untuk melancarkan aksinya, satu bilah celurit, dua jaket hitam dan tiga buah telepon genggam.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan terancam kurungan sembilan tahun penjara.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Rem Terlambat atau Sistem Timpang? Membedah Penetapan Masinis Jadi Tersangka Tragedi Bekasi
-
KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat
-
Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan
-
KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur
-
Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Usut Suap Bupati Bekasi, KPK Sasar Aset Mewah Anggota Polri di Subang
-
Belum Pernah Dilatih Rem Darurat di Tikungan, Masinis Argo Bromo Anggrek Malah Jadi Tersangka
-
Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi
-
Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung
-
Bantu Lansia Tetap 'Ngebul', Presiden Prabowo Bagikan Becak Listrik Gratis di Bekasi