SuaraBekaci.id - Idul Adha jadi salah perayaan hari besar terpenting umat Islam. Asal-usul Idul Adha pun menarik diulas dari alasan wukuf di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah.
Pada hari ini, umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah haji harus berdiam diri melakukan wukuf di Padang Arafah.
Karena merupakan rukun haji, tidak melakukan wukuf di Padang Arafah akan menyebabkan ibadah haji seseorang menjadi tidak diterima oleh Allah SWT.
Padang Arafah adalah sebuah daerah luas yang terletak di sebelah timur kota Mekkah. Setiap tahunnya, padang ini akan dipenuhi oleh umat muslim yang melaksanakan wukuf sebagai salah satu rukun haji.
Bagi umat islam sendiri, Padang Arafah adalah tempat terjadinya berbagai peristiwa yang bersejarah dan diceritakan dalam Al-Quran.
Syahdan dahulu kala, ketika Nabi Adam dan Siti Hawa dikeluarkan dari surga karena menentang perintah Allah untuk menjauhi buah khuldi, mereka ditempatkan secara terpisah. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, Nabi Muhammad pernah berkata kalau Nabi Adam diturunkan di India sementara siti Hawa di Jeddah.
Sebagai sepasang manusia yang saling mencintai, mereka lalu saling mencari meski membutuhkan waktu yang lama. Melalui usaha yang panjang, mereka lalu dipertemukan kembali di Padang Arafah.
Mereka berdua yang telah mengetahui (arafah) kesalahan mereka lalu memohon ampunan Allah SWT secara bersama-sama. Hal ini tercermin dalam surat Al-A'raf ayat 23 yang memiliki arti :
“Keduanya berkata, ya Tuhan, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi." (QS Al-A'raf: 23).
Baca Juga: Meski Hanya Dilakukan di Rumah, Ini Tata Cara Salat Idul Adha
Selain sebagai tempat bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa yang merupakan manusia pertama, sejarah Padang Arafah juga erat kaitanya dengan kisah Nabi Ibrahim dalam menyembelih anaknya, Nabi Ismail.
Diceritakan kalau pada masa itu, Nabi Ibrahim menerima perintah dari allah melalui mimpi menyembelih anaknya.
Begitu terbagun, Nabi Ibrahim merasa kebingungan dan tidak percaya dengan apa yang telah beliau impikan sehingga termenung.
Kejadian tersebut bertepatan dengan tanggal 8 zulhijah atau hari tarwiyah.
Esoknya pada tanggal 9 dzulhijjah di Padang Arafah, Nabi Ibrahim menjadi yakin dan mengetahui (arafah) kalau mimpi yang ia terima sebelumnya merupakan perintah allah yang mesti dilakukan.
Dengan kerelaan Nabi Ismail pula akhirnya pada tanggal 10 zulhijah atau hari raya qurban, Nabi Ibrahim berniat untuk menyembelih putranya yang kemudian diperingati sebagai hari raya Idul Adha.
Berita Terkait
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya
-
Kapan Idul Adha 2026? Ini Tanggal Resmi dan Prediksi Jadwal Liburnya
-
Beternak Kambing untuk Dijual di Idul Adha 2026: Tutorial Memilih Bibit Unggul, Usia Minimal Berapa?
-
Perbedaan Kambing dan Domba: Mana Lebih Mahal untuk Dijual Saat Idul Adha?
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan