SuaraBekaci.id - Maria Ozawa atau Miyabi membuka hal yang belum pernah dia ungkapkan soal pengalaman hubungan seks dengan banyak pria dalam pembuatan film porno di Jepang. Dalam ceritanya, Miyabi mengaku harus melakoni adegan tanpa busana di film dewasa.
Lebih gilanya, Miyabi terjun ke industri film dewasa saat umur 18 tahun. Miyabi awalnya malu beradegan tanpa busana di depan kamera.
"Setiap kali syuting, aku pasti merasa malu. Kalau dipikir-pikir, harus bekerja tanpa busana di depan orang banyak, malu sih malu ya. Tapi lama-lama terbiasa juga," ungkap Miyabi seperti dilansir Solopos.com, Selasa kemarin.
"Setiap kali datang ke lokasi syuting, aku selalu pikir itu adalah pekerjaan, jadi bekerja tanpa busana menjadi suatu hal yang sangat biasa. Rekan artis dewasa lain suka berpesan, jangan lupa perasaan malu itu dalam kehidupan pribadimu, karena kadang lupa. Misalnya, ketika ke Onsen dengan teman artis film dewasa, yang masih muda biasanya jalan-jalan tanpa handuk dengan santainya. Orang biasa mungkin nggak bisa seperti itu, makanya jangan lupa kebiasaan normal. Aku selalu memperhatikan hal itu," bebernya.
Miyabi juga mengungkapkan hubungannya dengan orang tua makin renggang setelah dirinya memutuskan untuk jadi bintang porno. Ia bahkan pernah diusir dari rumah.
"Pernah saat itu putus asa, sakit hati. Aku pernah diusir sama orang tuaku. Bahkan aku pernah dilarang untuk mengakses stasiun terdekat dari SMA ku, dikhianati teman-temanku, uangku dibawa kabur bosku yang lama. Parahnya, semua masalah itu datang di waktu yang bersamaan," kisahnya.
Pengalaman itu dirasakan Maria Ozawa sejak awal-awal terjun di industri film dewasa yang menuntutnya beradegan tanpa busana. Ia juga mengungkapkan kenapa pada akhirnya bertahan selama empat tahun.
"Itu sekitar 1-2 tahun setelah debut. Masa-masa tersulit. Tiba-tiba terkenal, muncul di TV, majalah dan lain-lain. Apalagi pernah menang penghargaan di kontes aktris film dewasa. Pasti jadi dikenal banyak orang. Pertama orang tuaku, meskipun aku sudah bilang kalau aku punya mimpi dan visi, tapi mereka tetap nggak mengerti, meski sekarang aku sudah minta maaf," tutur Maria Ozawa.
Miyabi juga menuturkan dicap memalukan nama sekolah lantaran dia beradegan tanpa busana di film dewasa.
Baca Juga: Yuni Shara Ditegur KPAI Gara-Gara Temani Anak Nonton Film Dewasa
"Walaupun dulu juga sekolah di SMA Kristen, aku dibilang memalukan nama sekolah, sama teman-temanku juga aku dicap sebagai sex machine. Hatiku benar-benar sakit saat itu. Tapi kalau aku menyerah sampai situ, semua yang sudah aku lakukan nggak ada artinya. Selesai begitu saja, padahal sudah kehilangan banyak hal. Jadi aku berusaha untuk tetap semangat sampai diterima oleh semua orang. Nggak apa-apa, semakin mereka jauh dari aku, semakin bagus," bebernya.
Berita Terkait
-
Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M
-
Siapa Amaranta Hank? Eks Artis 'Adult Film' Internasional yang Guncang Pemilu
-
Viral Lecehkan Merah Putih, Terungkap Bonnie Blue Pernah Diseret Keluar Stadion Klub Premier League
-
Bintang Film Dewasa Bonnie Blue Ditangkap di Bali, 19 Kostum Tematik Disita
-
Waspada! 7 Film Jepang yang Tidak Boleh Ditonton Anak
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak
-
Sempat Diragukan, Aksi Gotong Royong Warga Berbuah Bendera Merah Putih Setengah Kilometer
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti