SuaraBekaci.id - Politikus Ferdinand Hutahaean mengjritik Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu.
Ferdinand Hutahaean mengkritik Said Didu terkait dengan cuitan di akun twitternya terkait dengan ibadah haji.
Said Didu membuat cuitan tentang ditiadakannya ibadah haji. Dia melempar pertanyaan dengan menyebutkan BuzzerRp dan Islamofobia adlam cuitan tersebut.
"Apakah para buzzeRp dan para islamphobia sedang bergenbira atas "dilarangnya" umat islam Indonesia menunaikan ibadah haji tahun ini ?," cuit Said Didu.
Ferdinand Hutahaean menilai bahwa cuitan Said Didu bernada provokatif dan mengadu domba.
"Cuitan orang ini provokatif. Mengadu domba konflik horizontal dengan membangun opini bahwa seolah di negeri ini ada yang bergembira atas batalnya haji tahun ini. Percuma memang gelar panjang kalau nalar tetap cebol dan penuh kebencian. Padahal kita semua prihatin atas haji yang belum bisa berangkat," cuit Ferdinand.
Tag
Berita Terkait
-
Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah
-
Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta
-
Suasana Masjidil Haram Jelang Ibadah Haji 2026
-
Dasco: Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini Banyak Terobosan, Jemaah Nyaman
-
Kuota Dipangkas, Jalur Diubah: 30 Ribu Jemaah Iran Berangkat Haji di Tengah Perang
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Edarkan Tramadol dan Hexymer, Tiga Pelaku di Bekasi Diciduk Polisi
-
Bekerja di Tempat Katering, Gadis 13 Tahun di Cikarang Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Dini Hari Mencekam di Cikarang, 4 Remaja Bawa Celurit Diamankan Polisi
-
Kronologi Kekerasan Seksual di Rumah Pribadi Bupati Konsel, Sekuriti Ditangkap Polisi
-
Ini Kota Tujuan Favorit Penumpang KA Selama Libur Panjang