SuaraBekaci.id - Seorang pria paruh baya bernama Sualeman ditemukan tewas dengan sembilan luka tusuk pada bagian tubuhnya di sebuah ruko yang berada di Jalan Haji Kurdi, Kelurahan Karasak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung Kamis (27/5/2021). Dia diuga sebagai korban pembunuhan.
Kapolsek Astana Anyar Kompol Fajar Hari Kuncoro mengatakan, jasad Sulaeman pertama kali ditemukan oleh istri dan anaknya. Yakni, ketika keduanya baru pulang dari toko milik keluarganya di Jalan Cibadak.
"Saksi pulang ke ruko dalam keadaan kunci tergembok dari luar. Setelah pintu dibuka, ditemukan korban sudah meninggal dalam keadaan duduk di lantai bersimbah darah," katanya dilansir dari AyoBandung.com -- jaringan Suara.com.
Dia menerangkan, istri dan anaknya itu terkahir kali melihat Sulaeman dalam kondisi masih tidur pada sekitar pukul 07.20 WIB. Tepatnya, sebelum mereka berdua berangkat ke toko keluarga.
Diketahui bahwa yang memegang kunci rolling door ruko hanya korban beserta istri dan anaknya
Pihak kepolisian telah melalukan pemeriksaan dan mengamankan TKP. Kemudian, para saksi pun dimintai keterangan oleh tim penyidik.
Unit Inafis melakukan pengolahan TKP dan membawa jasad korban ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk diotopsi.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang pun turut hadir di TKP. Menurut keterangannya, Sulaeman diduga sebagai korban pembunuhan.
"Dugaan sementara yang bersangkutan korban pembunuhan," ujar Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang di TKP, Kamis, 27 Mei 2021.
Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Gerbang Tol Pasteur,Pemobil: Inalilahi
Menurut keterangan pihak keluarga, belum didapati adanya barang berharga yang hilang. Oleh karena itu, kecil kemungkinan korban dibunuh untuk modus pencurian. Pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus.
Tag
Berita Terkait
-
Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?
-
Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun
-
Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?
-
Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik
-
Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi