SuaraBekaci.id - Pemkab Karawang akan menggunakan ruangan khusus di setiap desa sebagai ruang isolasi pasien Covid-19. Sehingga, sudah tidak lagi menyediakan hotel isolasi pasien Pasien Covid-19.
Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, ruangan khusus di desa-desa tersebut diperuntukkan bagi pasien Covid-19 yang tidak bergejala.
"Setiap desa memiliki ruang khusus untuk isolasi, yakni isolasi bagi pasien Covid-19 yang tidak bergejala," kata Wakil Bupati setempat Aep Syaepuloh dilanir dari Antara, Selasa (25/5/2021).
Dia mengatakan, ke depannya petugas Puskesmas harus siap siaga untuk merawat pasien Covid-19.
Sementara itu, tren kasus penularan Covid-19 di Karawang terpantau mengalami penurunan selama sembilan pekan terakhir .
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Nanik Jodjana mengatakan warga yang meninggal dunia karena Covid-19 didominasi usia 50-59 tahun.
"Faktor penting penyebab kematian juga pasien ada komorbid atau penyakit bawaan," ujarnya.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam