SuaraBekaci.id - Warga Indonesia bernama Triyanto (47) ingin membantu warga Palestina. Dia menjual rumahnya seharga Rp 600 juta untuk membangun sumur wakaf di Palestina.
Rumah yang dia jual tersebut berada di Banyuwangi. Hasil penjualan rumah pribadinya itu dihibahkan untuk membantu warga Palestina.
Triyanto mengaku melakukan hal itu karena terinspirasi dari Utsman bin Affan, khalifah ketiga yang berkuasa pada tahun 644 sampai 656.
Menurutnya, Sahabat Utsman bin Affan pada zamannya membeli dan membangun sumur untuk diwakafkan kepada kepentingan masyarakat umum. Tak hanya muslim tapi juga orang Yahudi kala itu.
"Saya senang, karena terinspirasi dari beliau. Sampai sekarang ya masih bermanfaat bagi kehidupan manusia, tidak pandang apa agamanya," katanya dilansir dari TIMES Indonesia -- jaringan Suara.com, Kamis (20/5/2021).
Dia mengaku sengaja berencana untuk membangun sumur di Palestina. Karena, baginya, sumur merupakan sumber kehidupan kehidupan masyarakat.
Selain itu dia juga memiliki alasan lain mengapa memilih membangun sumur di Palestina.
Pertama, air itu sejuk, damai dan bersifat membersihkan. Kedua, air memiliki sifat sebagai sumber kehidupan dan energi. Ketiga, sebagai simbol perdamaian karena semua orang yang berkonflik, tetap akan membutuhkan air.
"Menurut saya (sumur) ini sangat fleksibel kegunaannya. Yang saya pegang adalah spirit perdamaian. Air sangat berharga di sana. Siapapun bisa memakainya. Bisa untuk membersihkan diri, minum, menyiram tanaman, dan banyak manfaatnya," ujarnya.
Baca Juga: Ngakak! 30 Dukun Nusantara Kirim Santet Rudal Ghaib ke Israel, Emang Bisa?
"Kalau senjata, ujungnya untuk peperangan. Nah, di sini saya tidak paham soal politik. Saya orang fakir. Apa itu zionis, apa itu Hamas. Saya tidak paham. Yang saya inginkan hanya perdamaian dan kemanusiaan," sambungnya.
Triyanto menceritakan alasan lain dia ingin menghibahkan sebagian hartanya untuk membangun sumur wakaf di Palestina. Yakni, karena merasa dekat dengan ajal.
Triyanto mengaku pernah divonis positif Covid-19 pada akhir Januari 2021 lalu. Tidak ada bayangan lain dalam benaknya kecuali dekat dengan ajal.
Ia berusaha sembuh dengan mengikuti anjuran dokter yakni melakukan isolasi mandiri di rumahnya seorang diri.
Saat itu, istrinya sedang bertugas di Kalimantan sementara anaknya berada di Yogyakarta.
"Kemudian saya diberi kesembuhan oleh Allah. Ini peringatan sekaligus Allah memberi kesempatan kedua untuk hidup. Ini titik balik. Saya niat sebanyak-banyaknya mencari bekal akhirat," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati
-
Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris
-
4 Rekomendasi Buku Sally Rooney yang Dilarang di Inggris Tapi Dijual di Indonesia
-
Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina
-
Metallica dan Memudarnya Semangat Pemberontakan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak