SuaraBekaci.id - Politikus PDI Perjuangan Dewi Tanjung memberikan komentar terkait dengan kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang diduga dilakukan AT (21), anak anggota DPRD Kota Bekasi berinisial IHT.
Dewi Tanjung meminta polisi bertindak tegas dengan menangkap terduga pelaku yang merupakan anak anggota DPRD Bekasi tersebut.
"Polisi Harus bertindak TEGAS TANGKAP PELAKU PEMERKOSA anak di bawah umur ini," cuit Dewi Tanjung melalui akun twitternya, Rabu (19/5/2021) dini hari.
Dewi Tanjung juga mengatakan agar pihak kepolisian tidak usah takut menindak terduga pelaku tersebut.
"Polisi Tidak Usah Takut Bapak Pelaku Cuma Anggota DPRD Bekasi aja kok, harusnya bapaknya Malu punya anak Bejat," cuitnya.
"Harusnya orang tua Pelaku malu sebagai wakil Rakyat punya anak Bejat..!!" demikian cuitan Dewi Tanjung.
Polres Metro Bekasi Kota hingga kekinian belum menetapkan anak anggota DPRD Kota Bekasi berinisial AT (21) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap remaja putri berinisial PU (15). Mereka berdalih lantaran AT belum diperiksa.
Kabag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing menyebut AT telah mangkir dari panggilan pemeriksaan pertama yang dilayangkan oleh penyidik.
"Ya (belum tersangka) karena belum di BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," kata Erna kepada wartawan, Selasa (18/5/2021).
Baca Juga: Petugas Dishub Kota Bekasi Diserang, Ditendang dan Dilempari Helm
Erna lantas menyampaikan, penyidik tak menutup kemungkinan akan menjemput paksa AT. Namun hal itu apabila yang bersangkutan mangkir sebanyak tiga kali dari panggilan pemeriksaan.
AT sebelumnya dilaporkan oleh orang tua PU berinisial LF (47) atas dugaan kasus pemerkosaan. Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/971/J/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota.
Selain diduga melakukan tindak asusila, AT yang merupakan putra dari anggota DPRD Kota Bekasi berinisial IHT juga diduga menjual korban kepada lelaki hidung belang. Dia menjajakan korbannya secara online.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi
-
Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi
-
Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan
-
Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata
-
IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi