SuaraBekaci.id - Oknum guru ngaji di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat tega mencabuli seorang anak di bawah umur. Pencabulan itu dilakukan di dalam lingkungan satu masjid yang ada di Desa Burangkeng.
Oknum guru ngaji cabul tersebut berinisial UBA (39). Dia mencabuli anak didiknya sendiri yang masih duduk di bangkus SMA, SO (14).
Kapolsek Setu AKP Mukmin melalui Kanit Reskrim Polsek Setu Iptu Kukuh Setio Utomo mengatakan, peristiwa itu bermula saat UBA mengirimkan pesan melalui apilikasi WhatsApp Messanger.
"Saya kangen," demikian pesan yang dikirim oknum guru ngaji sekaligus marbot tersebut.
Setelah itu, SO langsung keluar dari rumah tanpa meminta izin orang tuanya. Dia lalu menunggu di warung yang berada di dekat rumahnya.
Kemudian, UBA datang menggunakan sepeda motor menjemput SO.
Dalam perjalanan, SO diiming-imingi akan dibelikan mukena atau baju dan uang senilai Rp400 ribu.
"Korban pun tergoda sehingga sekira pukul 00.00 WIB tersangka dan korban tiba di lokasi kejadian," kata Kukuh.
Selanjutnya, UBA memarkirkan sepeda motor di samping masjid tersebut. Kemudian, korban langsung turun dan berjalan ke dalam ruangan marbot masjid.
Baca Juga: Swab Antigen Gratis di Bekasi, Empat Pemudik Reaktif Covid-19
"Tidak lama kemudian tersangka menyusul korban yang berada di ruangan masjid. Dan karena Hawa nafsu yang tak terhingga, tersangka langsung mencium bagian bibir dan membuka seluruh pakaiannya kemudian korban melepaskan seluruh pakaianya dan terjadilah hubungan tersangka dengan korban", ujarnya.
Lalu, sekitar pukul 00.30 WIB keduanya keluar dari lingkungan masjid. SO pulang ke rumahnya seorang diri dengan berjalan kaki. Sementara, UBA hanya memantau di samping halaman masjid.
Dalam perjalanan, SO mendapatkan telepon dari kakaknya yang memerintahkan dia untuk pulang,
Saat sampai di rumah, SO bertemu dan bercerita dengan kedua kakaknya atas tindakan yang dia lakukan bersama UBA. Sehingga kakak korban beserta warga melapor ke Mapolsek Setu.
"Kemudian kita langsung bergegas ke TKP menemui tersangka sekitar pukul 02.30 WIB. Tersangka pun mengakui perbuatannya kepada korban. Sehingga tersangka kita amankan dengan barang bukti yang ada ke Polsek Setu guna pengusutan lebih lanjut," tandasnya.
Berita Terkait
-
Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban
-
HUT ke-45 Warkaban, BBPPVP Bekasi Siap Lanjutkan Pelatihan Kerja untuk Transmigran
-
Update Kasus Korupsi Bekasi, KPK Telurusi Vila Milik Polisi Yayat Sudrajat di Subang
-
Usai Tabrakan KA, KAI Rombak Total Sistem Keselamatan Stasiun Bekasi Timur
-
Sikapi Laporan Akhir KNKT, KAI Rombak Prosedur dan Evaluasi Jam Kerja Masinis
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026