SuaraBekaci.id - Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Ali Mocthar Ngabalin menilai bahwa DKM Al Amanah Bekasi seharusnya dipidana. Hal itu dia sampaikan menyusul video viral warga diminta melepas masker di Masjid Al Amanah Bekasi beberapa waktu lalu.
Ngabalin mengatakan, hukuman pidana tersebut diperlukan agar dapat menjadi pembelajaran bagi yang lain di masa pandemi Covid-19.
"Untuk pembelajaran pada yang lain di masa-masa pandemi, harusnya DKM Al-Amanah dipidana," kata Ngabalin melalui cuitan di akun twitternya, Selasa (4/5/2021).
Dia menjelaskan, tindakan serupa bisa saja terjadi di banyak DKM yang ada di Indonesia. Sehingga, menurut dia, DMI harus mengawasi DKM dengan ketat.
Karena, masih Ngabalin, DKN yang seperti itu menjadi sumber penyebaran kebencian kepada Pemerintah dan Negara.
"DMI harus bekerja keras dan awasi dengan ketat krn DKM yg ginian menjadi sumber penyebaran kebencian pd Pemerintah dan Negara, salam.#RamadhanMubarraq," demikian cuitan Ali Mochtar Ngabalin.
Sudah Meminta Maaf dan Berdamai
Sebelumnya, Ustadz Abdurahman yang merupakan ketua pengurus Masjid Al Amanah Bekasi menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa memaksa warga melepas masker saat berada di tempat ibadah. Hal itu disampaikan melalui sebuah video yang diterima SuaraBekaci.id dari Polres Metro Bekasi Kota.
Waka Polres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Affrizal menyampaikan video testimoni dari Ustadz Abdurahman tersebut sekaligus menyatakan bahwa persoalan itu telah diselesaikan melalui mediasi.
Baca Juga: Larang Pakai Masker, Ali Mochtar Ngabalin: Harusnya DKM Al Amanah Dipidana
"Sudah kita selesaikan dan selesai dengan mufakat, ada pernyataannya," kata Alfian saat dihubungi.
Pada video tersebut, Ustadz Abdurahman menyampaikan bahwa pihaknya berterima kasih atas adanya pertemuan setelah perselisihan beberapa waktu lalu, Selasa (27/4/2021).
Maka dari itu, kami selaku Takmir Masjid Al Amanah mohon maaf manakala ada kesalahan kemarin, maka pada kesempatan ini saya minta maaf yang sebesar-besarnya wabil khusus untuk masyarakat Indonesia dan Medan Satria," katanya.
Usai pertemuan tersebut, dia menyatakan, bahwa pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan di Masjid Al Amanah Bekasi.
"Dan insyaAllah usai pertemuan kita di sini kita maka untk selanjutnya kita akan siap untuk mentaati apa yang sudah digariskan oleh pemerintah dan atur jarak, insyaallah," katanya.
Berita Terkait
-
Buntut Viral Video Viola Putri, DPR Cium Dugaan Sindikat di Kasus Curanmor Bekasi
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp 1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Kemarau Kepung Bekasi, 2.592 Hektare Sawah Dilanda Kekeringan
-
PNM Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Ecoprint
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung
-
BRI Percepat Transformasi BRIvolution Reignite, Perkuat Kontribusi bagi Ekonomi Nasional