SuaraBekaci.id - Rumah korban dugaan tindak asusila anak anggota DPRD Kota Bekasi diduga diteror orang tidak dikenal. Terdapat pria yang menggunakan sepeda motor merek Honda Vario mengetuk pintu rumah pukul 02.00 WIB dini hari.
Dugaan rumah korban tindak asusila diteror itu disampaikan pria berinisial D yang merupakan ayah dari PU (15) anak di bawah umur yang diduga menjadi korban penganiayaan, tindak asusila hingga perdagangan manusia di Kota Bekasi.
"Intimidasi seringkali semenjak saya menaikkan laporan kepolisian," kata D memulai obrolan ketika ditanya mengenai ada tidaknya intimidasi selama kasus tersebut diproses, Senin (27/4/2021) malam.
D semula menceritakan, pihaknya kerap mendapatkan intimidasi melalui aplikasi pesan WhatsApp.
"Pertama indikasinya ancaman-ancaman melalui media sosial dan sebelumnya, sebelum terungkap kejadian ini pun pelaku sudah berani chat ke anak saya dengan bahasa 'gua akan datang ke rumah lu, gua tusuk'," ungkapnya.
Kedua, rumahnya didatangi orang tidak dikenal pada pukul 02.00 WIB dini hari. Dia menduga bahwa tamu 'tak diundang' itu sedang menerornya.
Dia menceritakan, saat itu dia sedang ada di rumah. Anaknya, kata dia, sedang menonton televisi sambil bermain ponsel.
Tiba-tiba, terdengar ada orang yang mengetuk pintu rumahnya. D pun langsung mendatangi anaknya dan meminta untuk tidak bersuara.
Dia mendengar suara pria dari luar rumah. Anaknya pun mencoba melihat melalui jendela dan nampak sebuah sepeda motor merek Honda Vario terparkir di depan rumah tersebut.
Baca Juga: Kronologis Anak di Bawah Umur Dipukul, Disetubuhi dan 'Dijual' di Bekasi
"Kedua setelah laporan hari sabtu tanggal 17 saya bawa saksi dijadwal jam tujuh malam, jam 2 malam setelah dari sana teror sudah mulai berjalan, belum sempat tertidur lelap sudah didatangi ketok-ketok pintu jam 2 malam, ini indikasi teror," katanya.
"Saya tidak pernah menerima tamu di atas jam 10 malam dan itu terjadi jam 2 malam," sambung D.
Dia mengaku tidak tahu siapa orang yang mengetuk pintu rumahnya.
"Saya tidak tahu siapa, yang jelas anak saya itu masih main HP jam 2 itu saya bilang anak saya jangan bersuara, diam aja, saya terus pantau, itu agak lama ketok-ketok pintu aja, suara laki-laki yang jelas, anak saya bilang motornya motor vario," ujarnya.
Sejak saat itu, dia menambah kewaspadaannya untuk menjaga keluarga. Dia berkoordinasi dengan warga sekitar tempat tinggalnya.
"Tanpa saya terima, tanpa dibukakan pintu akhirnya dia pergi sendiri," katanya menceritakan kejadian malam itu.
Tag
Berita Terkait
-
Live Report: Suasana Pemudik di Hari H Lebaran Idulfitri di Bekasi Kalimalang
-
Kisah Haru Ayah dan Anak Boncengan Naik Sepeda Ontel, Mudik Jakarta- Tegal
-
Pemudik Asal Bekasi Bingung Terlantar di Tol Semarang-Solo Usai Diturunkan Bus
-
Didominasi Motor, Arus Mudik di Kalimalang Padat Merayap
-
Istri Dipecat karena Diadukan Kerja Tak Beres, Suami Aniaya Karyawan Indomaret
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Gelar Doa di Lokasi KM 50, PUI: Indikasi Pengaburan Fakta Kian Terang
-
Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran
-
STOP! Jangan Biarkan Anak Anda Duduk Begini Saat Mudik
-
Waspada Heat Stroke! Cek 3 Tips Penting Dokter Agar Mudik Aman
-
Kapan Waktu Terbaik Balik Lebaran Agar Perjalanan Lancar Jaya?