SuaraBekaci.id - Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapan soal pernyataan Amien Rais mengenai proses hukum yang tengah dijalani Habib Rizieq Shihab (HRS).
Ferdinand Hutahaean mengomnteri pernyataan Amien Rais yang menyinggung soal ajakan jihad Hal itu disampaikan Ferdinand menanggapi berita berjudul "Ancam Adakan Jihad, Amien Rais Minta Stop Mencecar Habib Rizieq".
Ferdinand menilai Amien Rais seharusnya tidak mengancam seperti itu.
"Ngancam mulu orang ini. Jangan begitulah, ini negara besar bernama Indonesia yang dihuni 270 Juta lebih warga. Kau pikir kau siapa? Maha warga? Maha kuasa? Atau maha jago?," kata Ferdinand melalui akun twitternya @FerdinandHaean3, Kamis (22/4/2021).
Dia mengatakan, akan lebih baik jika semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.
"Hidup kita lebih indah dengan menghormati proses hukum yang berjalan, bukan ngancam-ngancam," ujarnya.
Seelumnya, Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) 6 Laskar FPI Amien Rais mengomentari jalannya sidang Habib Rizieq Shihab yang disebut olehnya pengadilan sesat.
Amien Rais mengatakan, jangan sampai kalimat ajakan Hayya Alal Jihad keluar dari mulut Habib Rizieq karena bisa memunculkan dampak besar.
Hal itu diungkapkan Amien Rais dalam video berjudul "Jangan Sampai Keluar Seruan Hayya Alal Jihad" yang disiarkan melalui kanal YouTube-nya, Selasa (23/3/2021).
Baca Juga: Tukang Tenda Jadi Saksi Sidang, Habib Rizieq: Saya Kira Mau Nagih Utang
Pendiri Partai Ummat tersebut mengaku miris dan prihatin melihat jalannya sidang yang menurutnya tidak adil bagi Habib Rizieq.
"Apa kita harus seperti ini terus. Jadi semua ahli hukum (sebagian besar) mengatakan pengadilan sesat, hak seorang terdakwa diabaikan sama sekali. Saya kira itu melanggar HAM," ujar Amien Rais seperti dikutip Suara.com.
Tag
Berita Terkait
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Ferdinand: Polri Tetap di Bawah Presiden, Jangan Kerdilkan Institusi
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Profil Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Disebut Trump Tidak Akan Berumur Panjang
-
Kawasan Jababeka Cikarang Jadi Kota Wisata Industri Pertama di Indonesia
-
Bukan Jatuhkan Pemerintah, Ini Tujuan Diskusi Tokoh Lintas Generasi dengan Jusuf Kalla
-
Viral! Aksi Lima Mobil Zig-Zag di Tol Becakayu, Polisi Cuma Kasih Teguran Lisan?
-
Teheran Minta Rusia Gunakan Pengaruh Global untuk Dukung Hak Sah Iran