SuaraBekaci.id - Sebanyak 4.764 tenaga pendidik di Kabupaten Bekasi telah menjalani vaksinasi Covid-19. Saat ini,tercatat ada sebanyak 10.565 tenaga pendidik yang baru menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan, vaksinasi tenaga pendidik di wilayah setempat akan terus berlangsung. Mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi.
"Masih terus berlangsung vaksinasi tahap kedua, termasuk bagi para tenaga pendidik. Mau itu pegawai negeri atau honorer, selama mereka tinggal dan menetap di Kabupaten Bekasi dibuktikan dengan kartu identitas penduduk maka dia berhak menerima suntikan vaksin," katanya dilansir dari Antara, Selasa (20/4/2021).
Pihaknya menargetkan vaksinasi Covid-19 kepada tenaga pendidik akan rampung sebelum Juli 2021.
Hal ini menyusul rencana Pemkab Bekasi untuk menggelar pembelajaran tatap muka secara serentak pada tahun ajaran baru.
"Insya Allah selesai sebelum Juli 2021, sambil berproses sesuai alokasi vaksin yang didapat," katanya.
Wakil Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Masrikoh mengatakan, penyuntikan dosis pertama vaksin Covid-19 kepada petugas pelayan publik termasuk tenaga pendidik telah dilakukan pada 65.581 orang hingga Senin (19/4/2021).
Petugas pelayan publik yang sudah dua kali mendapat suntikan vaksin atau sudah selesai menjalani vaksinasi tercatat sebanyak 37.665 orang.
Masrikoh menambahkan, vaksinasi Covid-19 juga telah dilakukan pada 9.792 warga lanjut usia (lansia) ber-KTP Kabupaten Bekasi dan 1.699 di antaranya telah selesai menjalani vaksinasi.
Baca Juga: Hadapi PTM, 3.300 Guru di Depok Sudah Dapat Vaksin COVID-19
Ia menjelaskan bahwa secara keseluruhan vaksinasi Covid-19 tahap pertama telah mencakup seluruh tenaga kesehatan yang jumlahnya 10.900 orang di Kabupaten Bekasi.
Vaksinasi tahap kedua yang sampai sekarang masih berlangsung, menurut dia, sasarannya meliputi 187.252 warga lansia serta 149.125 petugas pelayan publik.
"Total target sasaran vaksinasi di Kabupaten Bekasi sebanyak 347.022, meliputi tenaga kesehatan, petugas pelayan publik, masyarakat rentan, dan masyarakat umum lainnya," katanya.(Antara)
Berita Terkait
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Giliran Rumah Kajari Kabupaten Bekasi Disegel KPK
-
Bau Busuk Ungkap ke Temuan Mengerikan di Bekasi: Kerangka Bayi Terkubur Berselimut Sweater!
-
Lagi Nongkrong di Melawai, Warga Kaget Digoyang Gempa Bekasi: 'Berasa Nggak Lo?'
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran
-
STOP! Jangan Biarkan Anak Anda Duduk Begini Saat Mudik
-
Waspada Heat Stroke! Cek 3 Tips Penting Dokter Agar Mudik Aman
-
Kapan Waktu Terbaik Balik Lebaran Agar Perjalanan Lancar Jaya?
-
Fasilitas Lengkap Posko Mudik Bekasi: Istirahat Aman, Cek Kesehatan Gratis, hingga Bengkel