SuaraBekaci.id - Usia tidak membatasi seseorang untuk berbuat lebih baik dan terus mengenal Agama. Setidaknya gambaran tersebut yang terpintas saat melihat aktivitas sejumlah jamaah Pondok Iqro Pengajian Alquran Usia Lanjut (PAUL) di Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Jamaah yang berusia 40 hingga 71 tahun di Pondok Iqro PAUL itu nampak serius belajar mengaji di tempat yang didirikan Ustaz Jono. Ustaz Jono merupakan salah satu pendiri tempat belajar mengaji untuk lansia tersebut.
Pria yang juga merupakan pengajar itu menceritakan perjalanan berdirinya Pondok Iqro PAUL.
Ustaz Jono pendiri Pondok Iqro PAUL mengatakan, bahwa tempat belajar mengaji untuk lansia itu didirikan atas keinginan warga sekitar yang ingin kembali mendalami Agama setelah sempat meninggalkannya selama bertahun-tahun.
Pondok Iqro PAUL didirikan sepekan setelah Lebaran 2020 atau sekitar Juni 2020.
Di pondok yang berada pojok lapangan sepak bola dan dikelilingi dengan tembok-tembok pabrik itu, sudah terdapat 25 orang lansia yang ikut belajar mengaji.
"Kalau jamaah semuanya ada 25 orang, kadang-kadang mereka aktif kadang engga karna kesibukan dan aktivitas mereka masing-masing," kata Ustaz Jono.
Mereka berasal dari beragam latar belakang. Terpenting, mereka datang untuk bisa belajar menbaca Al Quran.
"Untuk jamaah disini profesinya macem-macem dan mereka selalu berjuang untuk bisa membaca Al-Qurah," jelasnya.
Baca Juga: Sosialisasi Kendaraan Listrik, Menhub Budi Karya Sumadi Motoran
Jono mengatakan, saat ini jamaahnya sudah ada yang sampai Iqro 6.
"Alhamdullilah sampai sekarang sudah ada yang iqro 6," katanya.
"Kalau udah ada yang itu 5 sampe 6 dia InsyaAllah bikin nasi uduk kalau jaman dulu mah," tambah Ustaz Jono.
Dia mengatakan, tidak ada syarat khusus untuk siapa saja yang ingin belajar di Pondok Iqro PAUL.
"Kalau pendaftaran kita bebas, malah kita akan memberikan buku iqro gratis," jelasnya.
Sementara itu, Jamaah Pondok Iqro PAUL, Ipuh Hidayat (50) bergembira sekali dengan adanya tempat tersebut. Karena, dia dapat belajar mengaji di tempat tersebut.
Berita Terkait
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan