SuaraBekaci.id - Seorang driver ojol terekam berada berkendara di Jalan Tol Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed. Driver ojol masuk Jalan Tol Layang MBZ karena mengikuti rute perjalanan yang ditunjukkan aplikasi navigasi.
Hal itu disampaikan pihak PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek melalui keterangan tertulis kepada SuaraBekaci.id, Sabtu (17/4/2021) malam.
Driver ojol masuk Jalan Tol Layang MBZ itu disebut sedang hendak mengirim paket pada Jumat (16/4/2021). Kemudian, dia tersesat hingga masuk ke dalam Jalan Tol Layang MBZ melalui akses masuk Tol Jatiwaringin di KM 10 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.
Selanjutnya, pihak Kepolisian berhasil mengamankan driver ojek online itu di Km 13 arah Cikampek pada hari yang sama sekitar pukul 17.15 WIB.
"Menurut keterangan dari pihak Kepolisian, pengemudi ojek online tersebut sedang mengantar paket dan mengaku tersesat karena mengikuti petunjuk dari aplikasi navigasi perjalanan," demikian disampaikan Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Vera Kirana selaku pengelola Jalan Layang MBZ.
Vera menyatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan perisitwa pemotor masuk tol tersebut.
“Jasa Marga sangat menyayangkan tindakan pengendara sepeda motor yang masuk dan menggunakan jalan tol hingga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Dia mengatakan mengimbau agar pengguna jalan selalu fokus dan memperhatikan rambu-rambu saat berkendara.
"Jasa Marga telah memasang rambu-rambu informasi terkait larangan kendaraan roda dua masuk tol, rambu kendaraan apa saja yang boleh masuk ke jalan tol dan batas kecepatan berkendara di jalan tol, di setiap akses masuk jalan tol," katanya.
Baca Juga: Driver Ojol Masuk Jalan Tol Layang MBZ Telah Ditindak Polisi
Vera juga menambahkan, jalan tol akan berbahaya bila dilewati kendaraan roda dua karena hanya diperuntukkan untuk kendaraan roda 4 atau lebih.
Selain itu, larangan kendaraan roda dua melintasi jalan tol dibuat demi keselamatan pengendara roda dua juga pengguna jalan tol lainnya.
Vera menyatakan, pengendara roda dua yang masuk tol akan dikenakan tindakan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Sebelumnya, beredar video seorang pemotor masuk Jalan Tol Layang MBZ Syeikh Mohamed Bin Zayed arah Cikampek. Video tersebut tersebar di sejumlah akun media sosial.
Pemotor masuk Tol Layang MBZ nampak menggunakan jaket ojek online (ojol) dan memakai celana pendek. Peristiwa itu direkam pengendara mobil yang melintas di Jalan Tol Layang MBZ saat berada di sekitaran Bekasi.
Salah satu akun instagram yang membagikan peristiwa pemotor masuk ke Jalan Tol Layang MBZ itu yakni Bekasi Terkini, @bekasi.terkini.
Berita Terkait
-
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Prabowo Komentari Podcast di Sosial Media: Banyak Pakar Bicara Asal
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi