SuaraBekaci.id - Pemotor yang terekam sedang berada di Jalan Tol Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed merupakan driver ojek online (ojol). Driver ojol masuk Jalan Tol Layang MBZ saat hendak mengantar paket.
Hal itu diketahui setelah Jasa Marga bersama pihak kepolisian menelusuri video pemotor masuk Jalan Tol Layang MBZ yang viral di media sosial.
Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek selaku pengelola Jalan Layang MBZ Vera Kirana mengatakan, penelusuran dilakukan melalui rekaman pengguna kendaraan lain yang melintasi Jalan Tol Layang MBZ dan.
Setelah itu, kata dia, pihaknya melakukan investigasi dan didapati peristiwa terjadi pada Jumat (16/4/2021).
Vera menjelaskan bahwa pemotor tersebut masuk Jalan Layang MBZ melalui akses masuk Jatiwaringin KM 10 arah Cikampek. Setelah itu pihak kepolisian mengamankan driver ojol tersebut di KM 13 arah Cikampek pada hari yang sama sekitar pukul 17.15 WIB.
"Menurut keterangan dari pihak Kepolisian, pengendara sepeda motor tersebut sedang mengantar paket," katanya melalui keterangan tertulis kepada SuaraBekaci.id, Sabtu (18/4/2021) malam.
Dia menyatakan driver ojol itu mengaku tersesat karena mengikuti aplikasi navigasi perjalanan.
Vera mengimbau agar pengguna jalan selalu fokus dan memperhatikan rambu-rambu saat berkendara. Karena, kata dia, pihaknya telah memasang rambu larangan kendaraan roda dua masuk tol serta rambu kendaraan apa saja yang boleh masuk ke jalan tol dan batas kecepatan berkendara di jalan tol.
"Jasa Marga sangat menyayangkan tindakan pengendara sepeda motor yang masuk dan menggunakan jalan tol hingga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya," tuturnya.
Baca Juga: Jasa Marga Benarkan Ada Pemotor Masuk Tol Layang MBZ
Dirinya menyatakan, jalan tol berbahaya bila dilewati kendaraan roda dua. Sebab, sesuai peraturan jalan tol hanya diperuntukkan untuk kendaraan roda 4 atau lebih.
"Larangan kendaraan roda dua melintasi jalan tol dibuat demi keselamatan pengendara roda dua tersebut, juga pengguna jalan tol lainnya. Jika kendaraan roda dua masuk tol, dapat dikenakan tindakan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku," tandasnya.
Lihat video selengkapnya di sini
Berita Terkait
-
Perjuangan 10 Tahun Seorang Ibu Menjadi Driver Ojol hingga Mandiri Finansial
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
-
Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan
-
Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku
-
Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet