SuaraBekaci.id - Seorang anak perempuan di bawah umur berinisal PU (15) diduga menjadi korban tindakan asusila anak anggota DPRD Kota Bekasi berinisial AT (21). PU mengalami penyakit kelamin usai berhubungan intim dengan AT.
Ibu korban, LF (47) mengatakan anaknya terjangkit penyakit kelamin usai disetubuhi oleh anak dari legislator Kota Bekasi.
Dia mengungkapkan, persetubuhan yang dilakukan AT membuat anaknya mengalami sejumlah hal.
Yakni, munculnya benjolan hingga pendarahan di kelamin anaknya.
"Setelah ada kejadian persetubuhan, itu timbul benjolan, pendarahan, terus nyeri, sakit, gatal di kelaminnya," katanya saat ditemui SuaraBekaci.id Jumat (16/4/2021).
Dia menyatakan, berdasarkan keterangan dokter bahwa penyakit kelamin yang dialami anaknya itu bernama Kondiloma (kutil kelamin).
"Dokter mengatakan sih sakitnya kondiloma (nama penyakit kelamin)," Lanjutnya.
Di tempat yang sama, Ayah korban, D mengatakan, anaknya telah menjalani tindakan operasi pada pagi hari.
"Keadaan sekarang baru siuman dari pengaruh obat bius, tinggal saya pantau selanjutnya pemulihannya nanti saya tanyakan ke dokter perkembangannya," katanya.
Baca Juga: Korban Asusila Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Terjangkit Penyakit Kelamin
Sebelumnya, seorang pemuda berinisial AT (21) yang merupakan anak anggota DPRD Kota Bekasi, dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan tindak asusila.
AT dilaporkan karena diduga melakukan tindakan asusila kepada pacarnya yang masih dibawah umur berinisial PU (15), Minggu (11/4/2021).
Laporan dugaan tindakan asusila tersebut dilayangkan orangtua P, LF (47) dengan nomor LP/971/J/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota.
Ayah dari korban D, meminta pihak kepolisian segera menindak kasus tersebut.
"Tidak ada kata damai, hukum tetap harus saya tegakan. Jangan sampai ada lagi korban berikutnya," katanya saat ditemui SuaraBekaci.id di halaman Polres Metro Bekasi Kota, Rabu (14/4/2021) lalu.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar
-
Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret