SuaraBekaci.id - Pengguna Tol Layang Japek arah Jakarta Tidak Terdampak Penutupan Jalan
Pengguna Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek arah Jakarta tidak terdampak penutupan sementara arah Cikampek yang dijadwalkan besok pagi, Senin (12/4/2021) muali pukul 05.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB.
Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek II Elevated) akan ditutup sementara selama lima jam menyusul rencana pergantian nama jalan tol memiliki nilai investasi sebesar Rp16,2 Triliun itu.
Hal tersebut diketahui berdasarkan keterangan pers Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Minggu (11/4/2021) yang merujuk pada Surat Izin Menteri PUPR No. BM.07.02-Mn/635, tanggal 8 April 2021.
Dijelaskan bahwa, dalam penutupan sementara itu pengguna jalan tetap dapat melintasi Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek melalui Tol Japek Elevated dari arah JORR (Rorotan - Bintara) atau dengan menggunakan jaringan jalan tol lama (bagian bawah).
Karena, penutupan sementara sebagian ruas Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek dilakukan pada on ramp dari arah Jakarta menuju Cikampek di Km 10A Junction Cikunir.
Selain itu, arus lalu lintas Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek dari arah Karawang menuju Jakarta tidak mengalami penutupan atau pengalihan lalu lintas. Artinya ruas tol Japek II Elevated tetap dioperasikan normal seperti biasa.
Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek diketahui menjadi salah satu solusi kemacetan yang sering terjadi di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Selain itu, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek merupakan jalan tol layang terpanjang di Indonesia juga menjadi jalan tol bertingkat (double decker motorway) yang pertama di Indonesia karena dibangun di atas Jalan tol Jakarta-Cikampek.
Baca Juga: Besok, Jalan Tol Layang Japek Arah Cikampek Akan Ditutup Selama Lima Jam
Tujuan dibangunnya jalan tol ini adalah untuk memisahkan pergerakan komuter jarak pendek Jakarta-Bekasi-Cikarang (lajur kolektor/eksisting) dengan pergerakan jarak jauh tujuan Cirebon, Bandung, Semarang, dan Surabaya (lajur ekspres/layang), khususnya golongan I non-bus.
Pembangunan Jalan Tol Layang Japek dilaksanakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Acset Indonusa Tbk (Kerjasama Operasi).
Kemudian, pengusahaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan nilai investasi sebesar Rp 16,2 triliun.
Berita Terkait
-
ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik
-
Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan
-
Jasa Marga Terus Tambal Jalan Berlubang di Tol Japek hingga Jakarta-Tangerang
-
Proyek Jalan Tol Japeksel Capai 90 Persen, Jakarta-Bandung Bisa Jadi 45 Menit
-
Waspada Pilih Jalur Contraflow Saat Mudik Lebaran 2024
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental
-
BRI Bersama PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi Perkuat Sinergi Berantas Scam dan Judi Online
-
Balita di Bekasi Tewas di Tangan Ibu Tiri, Menteri PPPA Beri Peringatan Keras!
-
Pelaku Utama Kasus Penyekapan di Cikarang Ditangkap
-
Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness