SuaraBekaci.id - Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyatakan bahwa tidak ada tempat bagi terorisme dan radikalisme di Indonesia. Dia mengatakan partainya siap berjuang untuk kejayaan Indonesia.
Pria yang merupakan mantan wakil wali kota Bekasi ini menyampaikan hal tersebut melalui akun twitternya @syaikhu_ahmad.
"Saya kibarkan Sang Merah Putih sebagai tanda bahwa saya dan keluarga besar @PKSejahtera, siap berjuang bersama untuk kejayaan Indonesia," demikian cuitan Syaikhu dikutip Suara.com, Selasa (6/4/2021).
Dia menyatakan, yang perlu ada di Indonesia yakni keharmonisan dan kebhinekaan di bawah naungan Pancasila dan NKRI.
"Tidak ada tempat bagi terorisme dan radikalisme di negeri ini. Yang ada adalah keharmonisan dalam kebhinekaan. Di bawah naungan Pancasila dan NKRI," ujarnya.
Berita Terkait
-
Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!
-
Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta
-
MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional
-
DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan
-
Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama
-
Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan
-
Natasha Olivia Aliza Jadi Lulusan Terbaik Tunggal Magister Kenotariatan UNTAR
-
Peringatan Keras Bupati Bekasi ke Kepala Desa: Jangan Korupsi !
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai