SuaraBekaci.id - Warga Papua di Bekasi melalui Ikatan Keluarga Besar Papua (IKBP) berharap mendapatkan hak yang setara. Mereka meminta kepada Pemkot Bekasi agar dapat dilibatkan dalam kegiatan masyarakat.
Ketua IKBP Ayub Fadiban mengatakan, kehadiran IKBP di Kota Bekasi diharapkan dapat membuat komunikasi antara Pemkot Bekasi dengan warga Papua berjalan dengan baik.
"Selama ini anak-anak akan mengenyam pendidikan terkadang pun mereka tidak mendapat ruang atau tidak mendapat perlakuan yang kurang baik, mudah-mudahan apa yang tadi disikapi oleh Kesbangpol Kota Bekasi ke depan tidak lagi seperti itu, kita harapkan semua baik," katanya usai beraudiensi dengan Badan Kesbangpol Kota Bekasi, Rabu (1/4/2021).
Dia mengatakan, komunikasi yang berlanjut tersebut diperlukan agar warga Papua di Bekasi dapat menyampaikan aspirasinya.
"Kami harapkan dengan pertemuan hari ini, tidak sampai di sini, tapi akan berlanjut sehingga komunikasi kami dengan wali kota Bekasi dan jajarannya, sehingga warga masyarakat Papua yang ada di Kota Bekasi tidak lagi mengeluh dan kami mendukung program nasional dan program wali kota," katanya.
Sementara itu, Sektretaris Badan Kesbangpol Kota Bekasi Endang Suharyadi mengatakan, saat ini Pemkot Bekasi berkomitmen untuk menjaga toleransi dan memperlakukan sama di atas semua golongan masyarakat yang ada di Kota Bekasi.
"Sebagaimana kita ketahui, pemerintah kota Bekasi tidak memilah-milah atau memberikan diskriminasi, sama pemerintah kota Bekasi menaungi semua golongan semua agama yang ada di Kota Bekasi," katanya.
Diketahui, IKBP merupakan organisasi yang terbentuk pada 13 Maret 2021. Organisasi tersebut terdiri dari Masyarakat Papua dan Papua Barat, Organisasi Pemuda serta mahasiswa Papua yang berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan WNA Korea di Bekasi: Disewa Rp139 Juta
-
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Satu Orang Ditangkap?
-
Mantan Caleg DPRD Bekasi Otak Pembunuhan WNA Korea
-
Uang Umrah Rp12 Miliar Raib, Dirut Hanania Group Resmi Ditahan