SuaraBekaci.id - Politikus PDIP Dewi Tanjung mengaku masa bodoh dengan urusan percintaan anak Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kaesan Pangarep dan Felicia Tissue.
Dewi Tanjung menyampaikan hal tersebut karena kerap mendapatkan diminta warganet juga relawan untuk mengomentari hal tersebut.
"Nyai Masa Bodoh sama Urusan putusnya Percintaan Kaesang sama Felicia," kata dia melalui akun twitternya @DTanjung15, Rabu (10/3/2021) malam.
Dia mengatakan, urusan Kaesang dan Felicia tak patut dikomentari. Karena, hal itu tidak mengganggu kestablian keamanan negara juga kestabilan kondisi politik tanah air.
"Walau Kaesang anak presiden itu bukan urusan Nyai. Kecuali putusnya Kaesang sama pacarnya mengganggu stabilitas keamanan negara baru nyai akan komentarin. Urusan percintaan anak muda ngga usah ikut campur," ujanya.
Sebelumnya, dugaan ghosting Kaesang Pangarep ke Felicia Tissue menjadi perbincangan hangat.
Kaesang Pangarep yang merupakan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara lewat video singkat soal isu ghosting terhadap Felicia Tissue. Kaesang mengaku sudah mengakhiri hubungannya dengan Felicia secara baik-baik sejak awal tahun ini.
"Jadi gini mas, aku sebenarnya sudah ngomong untuk mengakhiri hubungan ini di pertengahan Januari," kata Kaesang dalam sebuah video yang diterima Suara.com, Senin (8/3/2021).
Usai video klarifikasi Kaesang beredar, ibunda Feli justru balik marah.
Baca Juga: Foto Lawas Kaesang dan Felicia Tissue Heboh Penampakan, Netizen: Ada Ghost
Membantah pernyataan Kaesang, ia meminta bukti kalau sang putri pernah memaki-makinya saat minta hubungannya berakhir.
"Buktikan yang maki-maki anda siapa. Dan teleponnya ke siapa. Jangan-jangan ke pacar barumu itu," ujar @meilia_lau mengomentari video Kaesang, dikutip Senin (8/3/2021).
Ibunda Feli juga menyatakan sikap Kaesang tak seperti laki-laki sejati. Bahkan, dia menyindir soal ketidakrelaan Kaesang membeli tiket.
"Nggak ada 5 tahun putusin pakai telepon, nggak modal amat buat beli tiket @kaesangp," ujarnya.
Berita Terkait
-
Jokowi-Kaesang Temui Massa Pendukung Usai Sidang, Tapi Ogah Orasi dari Atas Mobil Komando
-
Jokowi Datang ke PN Jaktim, Ditemani Kahiyang dan Kaesang
-
Rakorda PSI Kota Depok Dihadiri Kaesang, Targetkan 6 Kursi DPRD
-
Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya
-
Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Peringatan Keras Bupati Bekasi ke Kepala Desa: Jangan Korupsi !
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon