SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota atau Pemkot Bekasi merilis logo HUT ke-24 Kota Bekasi tahun 2021. Logo itu akan digunakan dalam perayaan HUT Kota Bekasi pada 10 Maret 2021 mendatang.
Kepala Bagian Humas Setda Pemkot Bekasi Sajekti Rubiah mengatakan, panitia lomba desain logo HUT Kota Bekasi ke-24 dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotandi) Kota Bekasi telah menyampaikan hasil penilaian dan pemenang lomba. Pemenenang lomba tersebut yakni Teguh Prasongko Estutianto dari DKI Jakarta.
"Karya Teguh ini secara keseluruhan telah memenangkan hati dari keseluruhan dewan juri baik dari sisi tampilan visual, estetika, filosofi, teknis penyajian dan presentasi. Karya Logo yang simpel, komunikatif serta sarat dengan makna ini setidaknya mampu memberikan warna bagi Kota Bekasi diusianya yang ke 24 tahun ini," kata Sajekti melalui keterangan tertulisnya, Selasa (2/3/2021).
Salah satu dewan juri, Tommy Sastroatmodjo mengatakan, terdapat sebanyak 222 logo yang diterima pihaknya pada gelaran lomba tersebut. Kemudian diseleksi hingga menyisakan 5 finalis terbaik. Dia mengucapkan terima kasih kepada Teguh Prasongko Estutianto yang menjadi pemenang utama.
"Sekali lagi selamat dan sukses kepada Pemkot Bekasi serta para insan kreatif Indonesia" katanya.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik (PIP) Selamat Gunawan menambahkan, pihaknya mengapresiasi seluruh peserta lomba dan para juri.
"Atas nama panitia penyelenggara kami juga menyampaikan permohonan maaf atas proses penyelenggaraan yang masih kurang sempurna. Semoga kekurangan kami sebagai panitia dapat kami perbaiki dan sempurnakan di masa yang akan datang," tuturnya.
Makna dan Filosofi Logo HUT ke-24 Kota Bekasi Tahun 2021
Melalui keterangan tertulis, Kabag Humas Setda Pemkot Bekasi Sajekti Rubiah mengatakan, logo HUT ke-24 Kota Bekasi tahun 2021 berkonsep sederhana, yang tidak gegap gempita namun tetap tegas dan sarat makna.
Baca Juga: Oknum Lurah di Bekasi Diduga Lakukan Tindakan Asusila ke Penjaga Warung
Dia mengatakan, logo itu tidak hanya sebagai simbol dari sebuah peringatan hari jadi Kota Bekasi. Namun, memiliki filosofis yang merepresentasikan harapan dan semangat baru bagi Kota Bekasi.
Selain itu, desain itu dinilai sesuai dengan tema hari jadi Kota Bekasi ke-24 Tahun 2021 yaitu “Kesejahteraan Masyarakat Dapat Diwujudkan Sejalan Dengan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Kreatif”.
"Logo yang mencoba mengangkat kembali akar dan jiwa dari Kota Bekasi sebagai Kota Patriot, kotanya para pejuang. Simbol Kota Bekasi yang tetap semangat dan yakin bisa menghadapi tantangan di masa pandemi ini. Kota Bekasi, kota para pejuang yang tangguh, yang tidak pernah berhenti berjuang untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya," katanya.
Melihat lebih dalam lagi, lanjut Yekti, mulai dari bentuk lima bambu runcing yang menjadi simbol Kota Bekasi sebagai Kota Patriot, juga merepresentasikan kerukunan antar umat beragama dan wujud hubungan manusia dengan Tuhan yang merupakan cermin masyarakat Kota Bekasi yang ihsan dan senantiasa menjaga nilai-nilai religius dengan kuat.
Tugu perbatasan bermakna Kota Bekasi sebagai Kota Satelit yang modern, tumbuh dan semakin maju. Pita dengan gradasi warna warni yang membentuk angka 24 memiliki simbol kegemilangan dan keceriaan perayaan hari jadi Kota Bekasi, juga bermakna sebagai simbol tali erat persaudaraan dan gotong royong serta wujud kemajemukan masyarakat Kota Bekasi.
Lekukan yang dinamis pada pita yang membentuk angka 24 sebagai simbol dinamika seluruh komponen masyarakat yang senantiasa berperan aktif membangun Kota Bekasi menjadi kota yang maju dan modern, dengan masyarakatnya yang sejahtera terwujud sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi kreatif.
Berita Terkait
-
Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades
-
Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara
-
Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta
-
Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover
-
DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan