SuaraBekaci.id - Petugas pelayanan publik di Kabupaten Bekasi mulai disuntik vaksin Covid-19 hari ini, Senin (1/3/2021). Proses vaksinasi Covid-19 tersebut dilaksanakan di Kompleks Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Uju mengatakan, vaksinasi tahap pertama dengan sasaran 15.000 lebih tenaga kesehatan di Kabupaten Bekasi sudah selesai dilaksanakan. Kekurangan suplai vaksin untuk 5.040 tenaga medis yang sempat terjadi telah terpenuhi. Sehingga tenaga medis telah disuntik vaksin pada Kamis hingga Sabtu pekan lalu.
"Sekarang giliran pelayan publik, tidak hanya pegawai pemda saja, melainkan semua pelayan publik seperti TNI-Polri, kejaksaan, pengadilan, guru, pedagang pasar, termasuk bagi lansia masuk di tahap ini juga sesuai arahan pusat," kata Uju dilansir dari Antara.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Maniarti mengatakan, terdapat sebanyak 2.000 aparatur sipil negara (ASN) yang menjalani proses vaksinasi pada hari pertama.
"Skemanya kita bagi menjadi dua sesi, sesi pertama pukul 08.00-11.00 WIB untuk seribu ASN, seribu lagi di sesi kedua mulai pukul 13.00-15.00 WIB. Kita di sini rencananya sampai Kamis besok," bebernya.
Dia menjelaskan, terdapat sebanyak 8.000 lebih ASN yang akan menjalani proses vaksinasi Covid-19 di Kompleks Stadion Wibawa Mukti dari Senin hingga Kamis (4/3/2021).
Mereka terdiri dari aparat kejaksaan dan pengadilan, personel Satuan Polisi Pamong Praja, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah, anggota DPRD, serta pegawai Dinas Perdagangan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pemadam Kebakaran.
"Kalau dibilang pelayan publik memang semua melayani tapi bisa dibilang yang benar-benar turun ke lapangan dan menjadi prioritas nomor satu mendapat vaksin di hari pertama ini ya mereka," katanya.
Selanjutnya, ia mengatakan, vaksinasi akan dilakukan pada anggota kepolisian dan TNI, anggota organisasi angkutan darat, atlet, pekerja pariwisata, tenaga pendidik, pedagang, serta warga lanjut usia.
Baca Juga: Pemkot Jaksel Target 189 Ribu Lansia Divaksin Covid-19
"Kita selesaikan dulu ASN kita baru besok menyasar ke target lainnya. Selain di stadion ini, vaksinasi tahap kedua juga dilakukan bersamaan di fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit mulai besok," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak
-
Tragedi Bekasi: Saat Nyawa Penumpang Kereta Dipertaruhkan di Atas Rel
-
Pengakuan Anggota Ormas di Balik Horor Perlintasan Rel Bekasi Timur, Benarkah Demi Cuan?
-
Potret Haru Pejuang Kemanusiaan, Petugas Evakuasi Korban Kecelakaan KRL Terkapar di Lantai
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Anak Disakiti! DPR Sebut Ada Celah Mematikan di Balik Menjamurnya Daycare
-
Kekerasan di Daycare Little Aresha: Mengapa Nama Seorang Hakim Ada dalam Struktur Yayasan?
-
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah Kaki
-
Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi