SuaraBekaci.id - Banjir Bekasi merendam sebanyak 126 titik kurun waktu 19 sampai 21 Februari 2021. Banjir Bekasi tersebut tersebar di seluruh kecamatan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Bekasi Agus Harpa mengatakan, terdapat sebanyak sebanyak 25.133 keluarga atau 100.532 jiwa terdampak banjir Bekasi.
Agus Harpa menyatakan, banjir disebabkan karena hujan deras dan luapan Kali Bekasi, Kali Bong dan Kali Babakan. Sehingga, terdapat sebanyak 50 kelurahan di 12 kecamatan terendam banjir Bekasi pada periode 19-21 Febuari.
Dia menerangkan, jumlah pengungsi yang terdata di Gudang BNPB Kecamatan Jatiasih terdapat sebanyak 127 orang.
"Kemudian terdapat sebanyak 79 orang pengungsi di Kampung Lebak dan 44 orang pengungsi di Masjid Al-Amin Taman Cikunir Indah," kata Agus Harpa melalui keterangan tertulisnya, Minggu (21/2/2021).
Banjir Kota Bekasi menyisakan duka. Dua orang anak menjadi korban jiwa pada banjir yang melanda Kota Patriot. Masing-masing merupakan warga Bekasi Barat dan Rawalumbu.
Sampai dengan sore tadi, kata dia, tercatat masih terdapat 126 titik banjir di Kota Bekasi.
"Jumlah total kejadian genangan air ada 126 titik, 121 lokasi sudah mulai surut, dan 5 titik masih tergenang," katanya.
Sebanyak 5 lokasi yang masih banjir itu tersebar di Kecamatan Mustikajaya dan Kecamatan Bekasi Barat.
Di Kecamatan Mustikajaya terdapat 2 titik banjir yakni Perumahan Kota Baru Cimuning RT 04/01 Kecamatan Mustikajaya dengan ketinggian air 5 cm - 15 cm Kelurahan Cimuning dan di Perumahan Bekasi Timur Regency (BTR) dengan ketinggian air 50 cm.
Selanjutnya, banjir juga masih terjadi di Mutiara Colombus, Kelurahan Cimuning dengan ketinggian air 65 cm.
Dia menjelaskan, banjir juga masih merendam Perumahan Duta Kranji di Bekasi Barat dengan ketinggian air sekitar 30 sampai 50 cm. Lalu di Perumahan Harapan Baru II Kelurahan Kota Baru dengan ketinggian air 50-120 cm.
"Pompa tidak berfungsi," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
KPK Sebut Ketua PDIP Jabar Diduga Kecipratan Duit Kasus Ijon Proyek Bekasi, Berapa Jumlahnya?
-
Pola Korupsi 'Balik Modal Pilkada' Jerat Bupati Bekasi? KPK Cium Modus Serupa Lampung-Ponorogo
-
Ono Surono Dicecar KPK Soal Aliran Uang Korupsi Bupati Bekasi, Kapasitas Sebagai Ketua PDIP Jabar
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi