SuaraBekaci.id - Cara beli rumah subsidi dan syarat beli rumah subdisi tahun 2021 saat pandemi COVID-19. Penurunan daya beli selama pandemi COVID-19 tidak pengaruhi inginan membeli rumah subdisi.
Rumah subsidi cocok untuk pasangan muda yang baru menikah dan belum punya penghasilan stabil. Semisal saja pasangan bernama Satria Nugraha (28) dan Chandra Nur Asri (26).
Keduanya sudah bertekad ingin memiliki rumah usai menikah pada awal Januari 2019 lalu.
"Sesaat setelah menikah, saya dan istri mencari rumah di sekitaran Bandung timur," ujarnya yang juga bekerja di salah satu provider telekomunikasi kepada Ayobandung.com, Kamis (18/2/2021).
Satria menuturkan, komitmen memiliki rumah merupakan impian semua orang. Karena rumah saat ini sudah menjadi kebutuhan primer.
Menurutnya, saat pandemi Covid-19 ini bukan halangan untuk memiliki rumah. Sebab, dia beralasan jika saat ini merupakan momen penting untuk memiliki rumah di saat ekonomi sedang menurun.
Dengan niat dan tekad yang bulat, akhirnya dia mendapatkan informasi dari kakaknya pada bulan September 2020 jika di daerah Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung ada rumah subsidi yang masih dipasarkan salah satunya perumahan Puteraco Gading Timur.
Berbekal informasi itu, lantas dia bersama istri langsung survei ke perumahan tersebut.
Tidak berpikir panjang, Satria pun bersama Chandra langsung mengurus surat-surat untuk memilih dan melakukan booking fee sebesar Rp19 juta.
Baca Juga: Jaga Imunitas Tubuh, Herbal Dipercaya Bisa Jadi Antivirus Alami
Akhirnya, dia mendapatkan rumah tipe 30 dengan luas tanah 60m2 di perumahan Puteraco Gading Timur seharga Rp140 juta.
Dia pun memilih PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dengan tenor selama 17 tahun.
Setelah itu, keduanya bisa akad sekitar November 2021.
"Alhamdulilah saya akhirnya memiliki rumah berkat BTN," ujarnya seraya menambahkan pada bulan itu juga anak pertama bernama Zahdan lahir.
Penyaluran KPR subsidi BTN mengalami lonjakan pada kuartal III dan kuartal IV tahun 2020.
Lonjakan itu membuat bank ini berhasil menyalurkan KPR rumah subsidi senilai Rp 17 triliun sepanjang tahun 2020 dengan total unit mencapai 122.000.
Berita Terkait
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Pemerintah Siapkan Rusun Subsidi dengan Cicilan Rp1,5 Juta Tenor 30 Tahun
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan