SuaraBekaci.id - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan untuk merebut kursi Gubernur Jawa Barat pada Pilgub 2024.
Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan, DPW PKS Jawa Barat diharapkan dapat menempatkan kader menduduki kursi Gubernur Jawa Barat.
Ahmad Syaikhu yang jug mantan Wakil Wali Kota Bekasi ini juga menargetkan untuk menjadi pemenang Pemilu 2024 mendatang.
"Dan bukan hanya menjadi partai pemenang Pemilu Tahun 2024 tapi juga kembali memenangkan Pilkada Jabar dan menempatkan anggota atau kader PKS sebagai Gubernur Jawa Barat 2024," kata Ahmad Syaikhu dilansir dari Antara, Sabtu (13/2/2021).
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW PKS Jawa Barat Haru Suandharu mengaku optimis dapat mencapai target.
Lima tahun ke depan, pihaknya akan melaksanakan amanah Muswil PKS di antaranya penambahan jumlah suara dan anggota PKS Jawa Barat pada 2024. Haru berharap para pengurus yang dilantik bekerja maksimal di tengah pandemi.
PKS Jawa Barat, kata dia, akan berpartisipasi aktif dalam penanggulangan dampak kesehatan, ekonomi dan sosial untuk membantu Pemprov Jabar.
Kader PKS dan relawan juga diminta melayani masyarakat dengan mengalami musibah bencana alam, sesuai dengan kemampuan masing-masing dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
"Diharapkan kontribusi tersebut dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang mendapat banyak musibah," ujarnya.
Baca Juga: Kisah Perjuangan Dibalik Pernikahan di Tengah Banjir Bekasi
Ahmad Syaikhu melantik Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), DPW serta Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Jawa Barat Periode 2020-2025.
Pelantikan berlangsung dalam prokes seperti menerapkan 3 M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) yang sebelumnya semua peserta dilakukan tes usap COVID-19.
Berikut ialah Susunan Pengurus DPW PKS Jawa Barat Periode 2020-2025
Ketua MPW: Oded M Danial, Sekretaris MPW : Abdul Hadi Wijaya, Ketua DPW: Haru Suandharu, Sekretaris: H Ridwan Solichin, Bendahara DPW: H. Iwan Suryawan, Ketua Bidang Kaderisasi: KH. Alfan Syafi'i, Ketua DSW: Abdul Jabar Majid dan Sekretaris DSW : Tetep Abdul Latif.(Antara)
Berita Terkait
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
KPK Buka Peluang Periksa Rieke Diah Pitaloka Terkait Kasus Ijon Proyek Bupati Bekasi
-
Resmi! Persija Jakarta Buang Satu Pemain Muda, Siapa?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee