SuaraBekaci.id - Dakhuri (39), Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diduga maling mobil di Bekasi telah dikirim ke Yayasan Fajar Berseri Panti Rehabilitasi Mental.
Dia diamankan setelah diduga menjadi maling mobil di Kampung Cikedokan RT 03/011 Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, Kamis (11/2/2021) pukul 16.30 WIB.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengatakan, kejadian bermula saat pihak kepolisian mendapatkan informasi adanya orang yang mengamuk di warung nasi padang lalu masuk ke dalam mobil yang di dalamnya ada pemilik mobil.
Dia menerangkan, saat itu pengendara mobil bernama Hendri tengah mengendarai mobil bersama dengan istrinya, Ani.
Kemudian, Hendri berhenti untuk membeli ayam bakar. Selanjutnya, Ani menunggu di dalam mobil.
Tiba-tiba, Dakhuri masuk ke dalam mobil dan langsung duduk di bangku sopir yang di dalam mobil tersebut ada Ani yang duduk di bangku tengah,
“Kemudian Ani berteriak meminta tolong hingga Hendri datang lalu menarik Dakhuri yang sedang duduk di bangku sopir tersebut hingga keluar kemudian mengamankannya bersama warga sekitar,” kata Hendra melalui keterangan tertulisnya, Jumat (12/2/2021).
Berdasarkan keterangan warga di sekitar dia mengamuk dengan mengacak-acak meja di warung nasi padang sambil melopat-lompat dan tertawa yang lokasi warungnya tidak jauh dari lokasi mobil Hendri diparkir.
Mendapat laporan dari warga, polisi dari Polsek Cikarang Barat langsung mendatangi TKP dan kemudian membawa ke Dakhuri ke Polsek Cikarang Barat.
Baca Juga: Motif Tukang Buah Tusuk-Tusuk Karyawan Swasta di Bekasi Terungkap
Saat diperiksa polisi, Dakhuri tidak bisa menjawab pertanyaan dan hanya tertawa dan berteriak.
“Hendri selaku pemilik mobil membuat surat pernyataan tidak menuntut dan tidak membuat laporan polisi mengingat tidak ada barang barangnya yang hilang dan menganggap Dakhuri mengalami gangguan jiwa,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Bekasi Timur Berduka, Penumpang Mulai Bangkit dari Trauma
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Sengketa Pipa Limbah Jababeka dan MAP, Jadi Alarm Kepastian Investasi di Kawasan Industri
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL