SuaraBekaci.id - Dua orang spesialis pembobol kamar kos diciduk. Mereka adalah Rendy Jamaludin Fermansyah alias Raja (27) dan Yimsi Mulyadi Kisek alias Iwan (27). Raja dan Iwan merupakan pembobol kamar kos yang membuat korbannya mengalami kerugian puluhan juta.
Dilansir dari digtara.com, Raja dan Iwan ditangkap Buser Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota, Kota Kupang pada Jumat (12/2/2021) pagi. Mereka ditangkap di tempat berbeda.
Raja ditangkap di Pantai Warna, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang sedangkan Iwan diringkus dari rumahnya di wilayah Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak Kota Kupang.
Semula, polisi menangkap Raja.Dia mengaku mencuri pada 3 Februari 2021 pukul 03.00 Wita. Selanjutnya, polisi menangap Iwan.
Raja dan Iwan kemudian dibawa ke Mapolsek Kelapa Lima untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kepada polisi, Iwan mengaku bahwa mereka mencuri sejumlah laptop dan handphone.
Dari tangan keduanya, polisi mengumpulkan barang bukti hasil curian berupa 1 unit sepeda motor honda scoopy warna coklat tanpa pelat nomor polisi, 1 unit laptop acer warna hitam, 1 buah alat cas laptop warna hitam, 1 buah tas laptop warna hitam dan 2 buah pelat tanpa nomor kendaraan.
Penangkapan Raja dan Iwan bermula saat adanya pencurian yang dilaporkan seorang mahasiswa Undana, Wiranata Manggut pada Rabu, 3 Februari 2020.
Wiranata meminjamkan sepeda motor kepada rekannya Mandra. Sepeda motor itu diparkirkan di depan tempat kamar kos nya di Kos Haji Baco, Kampung Nelayan, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima.
Baca Juga: Usai Cerai, Pria Ditemukan Gantung Diri Sering Curhat soal Rumah Tangga
Pada Rabu (3/2/2021) pagi saat bangun tidur, Mandra kaget karena sepeda motor Wiranata raib. Dia juga terkejut karena pintu kamar kos sudah terbuka dan banyak barang-barangnya yang hilang.
Ternyata, Raja dan Iwan beraksi saat Mandra tidur. Mereka masuk ke kamar dengan membuka paksa pintu kamar dan Mandra dalam keadaan tidur pulas.
Penyidik Reskrim Polsek Kelapa Lima masih memeriksa dan menginterogasi Raja dan Iwan serta mengembangkan pemeriksaan ini.
Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Sepuh A. I. Siregar, membenarkan kejadian ini.
“Kita masih kembangkan dan periksa para terduga serta saksi-saksi termasuk mencari bukti- bukti lainnya,” katanya saat dikonfirmasi Jumat (12/2/2021).
Berita Terkait
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Lewat Program CSR, KB Bank Perkuat Infrastruktur Sampah di Kota Kupang
-
Dukung Pembelajaran Kelas Program Keahlian Teknik Otomotif, Presiden Kirim Mobil Praktik
-
Kota Kupang NTT Diguncang Gempa Bumi 6,6 Magnitudo Kamis Pagi
-
Aturan Mudarat Gubernur Laiskodat, Sekolah di Pagi Buta
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK