SuaraBekaci.id - AAG (20) harus berusuran dengan polisi. Dia ditangkap karena menggagahi tunangannya yang masih berstatus pelajar, ELP (16).
Warga Tanah Tinggi, Binjai Timur, Kota Binjai ini menggagahi tunangannya saat di rumah ELP pada Minggu (3/1/2021). Lalu, ELP menceritakan kepada orang tuanya pada Sabtu (6/1/2021).
Ayah korban, IR langusng melaporkan kejadian tersebut ke Unit PPA Polres Langkat.
Polisi langsung melakukan penyelidikan dan memburu AAG. Hasilnya, AAG ditangkap di kediaman orang tuanya pada Senin (8/2/2021).
Kanit PPA Polres Langkat, Iptu Nelson Ginting mengatakan, korban dan pelaku merupakan sepasang kekasih. Mereka sudahh bertunangan dan menggelar acara di rumah ELP.
“Jadi mereka ini sebenarnya pacaran. Namun ya tidak pantas lah meski sudah tunangan tetapi melakukan hal itu, karena hal itu jelas melanggar undang-undang,” katanya saat di konfirmasi digtara.com -- jaringan Suara.com, Selasa (9/2/2021).
AAG juga tidak dapat menepati janji yang disepakati bersama orang tua korban. Yakni, memberikan emas.
Sehingga, kata dia, orang tua ELP merasa keberatan dan melaporkan perlakuan AAG.
“Tersangka ini janji berikan emas London kepada mertuanya. Rupanya emas yang diterima tidak sesuai dengan permintaan orang tua korban,” terangnya.
Baca Juga: Selain Tertibkan BuzzerRp, HNW Sarankan Jokowi Usulkan Perubahan UU ITE
Saat ini AAG telah ditangkap dan pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74