SuaraBekaci.id - Vaksin COVID-19 Sinovac sudah disebarkan ke Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan sebanyak 8.920 dosis vaksin COVID-19 Sinovac telah terdistribusikan ke Kabupaten Bekasi untuk vaksinasi dosis kedua bagi para tenaga kesehatan setempat.
Vaksin ini untuk melengkapi 12.000 dosis vaksin serupa yang sudah dikirim pada tahap sebelumnya ke Kabupaten Bekasi.
"Sesuai alokasi data yang diusulkan Dinkes Kabupaten Bekasi. Jumlah tenaga medis 10.450 orang ditambah influencer 10 orang menjadi 10.460 orang. Setiap orang mendapat dua dosis dalam dua tahap penyuntikan sehingga vaksin yang dibutuhkan sebanyak 20.920 dosis," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Juanita Paticia Fatima di Bekasi, Jumat sore.
Kepala UPTD Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Eva Yanti mengaku telah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Sudah tiba kemarin pukul 10.00 WIB. Dikemas dalam empat kemasan cool box. Kondisi bagus, kemasan bagus, suhunya juga bagus," katanya.
Eva memastikan vaksin tersimpan dengan aman di ruang penyimpanan khusus vaksin COVID-19 UPTD Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Jalan Stasiun Nomor 1 Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan.
Pihaknya masih menunggu instruksi Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi untuk pendistribusian vaksin dosis kedua ini ke sejumlah fasilitas kesehatan yang menjadi lokasi vaksinasi.
"Belum dapat alokasi dari Dinkes. Saya masih menunggu, kalau dinas sudah beri perintah ya kita distribusikan," kata dia.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, kata dia, tengah fokus menyelesaikan vaksinasi dosis pertama di tahap pertama ini. Eva meyakini pemberian dosis kedua akan dilakukan segera setelah vaksinasi dosis pertama selesai dilakukan.
Baca Juga: Pembuang Sampah Bantaran Kali Cikarang Bekasi Laut Diancam Penjara
"Sesuai aturan pemberian dosis, yakni 14 hari dari pemberian dosis pertama itu ditambah lagi dosis vaksinnya dengan tujuan menambah kekebalan atau menciptakan booster," kata dia.
Diketahui Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai melakukan vaksinasi tahap pertama pada Kamis (28/1) ditandai pencanangan vaksinasi serentak Kabupaten Bekasi oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja di Puskesmas Cikarang. (Antara)
Berita Terkait
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan