SuaraBekaci.id - Mobil Honda Brio nancep di sawah atau tertancap di sawah karena kecelakaan. Diduga kecelakaan Honda Brio nancep di sawah ini terjadi karena si sopir ngantuk.
Honda Brio nancep di sawah itu berpelat nomor H 8773 HW. Mobil tersebut oleng hingga keluar dari jalur Ring Road Utara, tepatnya di wilayah Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, Jawa Tengah, Kamis (4/2/2021) sore.
Mobil itu mengalami rusak parah setelah nyungsep di saluran air dengan posisi bagian depan mobil berada di bawah. Namun beruntung tak ada korban jiwa.
Informasi yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan tunggal itu bermula ketika mobil Honda Brio yang dikemudikan Ahmad Nugroho, 38, anggota polisi asal Kupang RT 01, Ambarawa, Kabupaten Semarang, melaju dari arah barat ke timur.
Diduga, Ahmad Nugroho mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi saat mengemudi. Hal itu mengakibatkan laju mobil dikemudikannya kehilangan kendali.
Mobil itu melaju terlalu ke kiri hingga menabrak tiang lampu penerangan jalan umum (PJU). Tiang lampu PJU itu sampai bengkok membentuk letter L akibat ditabrak mobil.
Mobil itu kemudian terperosok ke saluran air dengan posisi bagian depan berada di bawah. Ahmad Nugroho bersama istri dan kedua anaknya yang masing-masing berusia 9 dan 5 tahun selamat dari kecelakaan tersebut.
"Kemungkinan besar [sopir] mengantuk. Begitu mobil itu masuk parit, kami berlarian ke sana untuk menolong korban. Selanjutnya, para korban dibawa ke rumah sakit. Tapi, mereka selamat. hanya luka lecet," ujar Tono, warga setempat yang kebetulan berada tak jauh dari di lokasi kejadian.
Kanit Laka, Ipda Irwan Marviyanto, mewakili Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Ilham Syafiantoro Sakti, mengatakan kecelakaan tunggal terjadi lantaran sopir mobil Honda Brio kurang konsentrasi yang diduga karena mengantuk.
Baca Juga: Tak Lazim! di Semarang Tahu Dijadikan Campuran Wedang
"Semula mobil berjalan dari arah barat ke timur. Diduga karena pengemudi kurang konsentrasi sehingga mobil berjalan terlalu ke kiri dan keluar dari jalan. Mobil kehilangan kendali hingga menabrak lampu penerangan jalan dan terperosok ke saluran air," paparnya.
Berita Terkait
-
Kepala Basarnas Ungkap Kemungkinan Tak Ada Korban Selamat Pesawat ATR: Kami Berharap Ada Mukjizat
-
Analisis BMKG: Pesawat ATR Jatuh di Maros saat Awan Cumulonimbus Selimuti Jalur Pendaratan
-
Menhub Beberkan Sulitnya Evakuasi Pesawat ATR di Maros: Medan 80 Derajat, Black Box Belum Ditemukan
-
Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
-
Terhambat Angin Kencang dan Kabut, Begini Proses Evakuasi Korban Pesawat di Gunung Bulusaraung
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam