SuaraBekaci.id - Seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk sambil membawa parang. Pria diduga ODGJ itu mengamuk dan menyerang polisi dan warga menggunakan parang.
Pria diduga orang gila serang polisi dan warga di desa Cempaka Mulia Barat Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah pada Kamis (4/2/2021) sore.
Warga setempat ketakutan untuk mendekat dengan pria diduga ODGJ yang memebawa parang itu.
Satu orang warga dibacok dengan golok. Tidak sampai di situ seorang polisi juga ikut diserang dan terluka di bagian tangan.
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Zaldy Kurniawan membenarkan bahwa telah terjadi penyarangan dari pria diduga ODGJ.
"Ada seorang warga terluka, juga ada anggota polsek yang diserang dan mengalami luka di bagian tangannya," katanya dikutip dari Antara, Jumat (5/2/2021),
Pria diduga ODGJ itu terpaksa ditembak polisi di kaki kanannya karena menyerang petugas saat hendak diamankan.
"Pelaku sudah menyerang polisi dan warga saat hendak diamankan sehingga penderita gangguan jiwa itu terpaksa dilumpuhkan menghindari ada korban lainnya. Tindakan itu menghindari ada korban lainnya," kata Zaldy.
Kedua korban dan pelaku dibawa ke puskesmas untuk menjalani penanganan medis. Namun, warga yang menjadi korban bacokan harus dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan intensif.
Baca Juga: BPBD Jabar Kirim Peringatan Dini Bencana ke Kota dan Kabupaten Bekasi
Penanganan kepada pelaku pembacokan itu akan dilakukan oleh Tim Medis karena dia diduga ODGJ.
Belum diketahui pemicu pria diduga orang gila tersebut mengamuk. Polisi masih meminta keterangan saksi untuk mengetahui detail kronologis peristiwa tersebut.
Berita Terkait
-
Di Pasir Panjang, Warga Dayak Kaharingan Berjuang Menjaga Ingatan tentang Hutan
-
BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak
-
Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri
-
Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel