SuaraBekaci.id - Kebakaran melanda sebuah rumah milik seorang warga bernama Slamet (63) di Jalan Rawa Bacang, Gang Bakti, RT 06 RW 12, Nomor 28, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 19.25 WIB. Penyebabnya, diduga karena terjadi korsleting listrik.
Komandan Pleton 2 Kompi C Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Bangun Robinson Napitupulu mengatakan, api dalam kebakaran di Jatirahayu Pondok Melati itu diduga berasal dari korsleting listrik akibat charger HP yang ditinggal.
"Penyebabnya terjadi korsleting listrik yang berasal dari cas HP yang ditinggal pemilik untuk membeli kopi di warung. Dugaan awal kebakaran seperti itu," katanya kepada Suara.com, Rabu malam.
Dia menerangkan, setelah mendapatkan laporan adanya kebakaran dari warga pihaknya langsung bergegas dan sampai di lokasi sekitar pukul 19.40 WIB.
Kemudian langsung melakukan pemadaman api dengan mengerahkan dua armada pemadam kebakaran. Sehingga api dapat dipadamkan sekitar satu jam pada pukul 20.40 WIB .
Bangun menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran itu menimbulkan kerusakan berat di sejumlah bagian rumah. Yakni, kamar tidur dan plafon ruang tamu.
"Kebakaran satu rumah (kamar tidur dan plafon ruang tamu)," katanya.
Api membakar lahan seluas tiga meter persegi dari total luas area 50 meter persegi. Kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Bangun mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa peralatan elektronik sebelum meninggalkan rumah agar menghindari terjadinya korsleting listrik.
Baca Juga: Wali Kota Resmikan RSUD Tipe D Bekasi Utara untuk Pasien Covid-19
"Pastikan tidak ada charger ponsel yang menggantung setelah dipakai, saklar yang menumpuk atau kabel-kabel yang terkelupas. Sebab, ini bisa membahayakan keselamatan seisi rumah," ujarnya.
Berita Terkait
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Seteguk Kopi di Tengah Peluh, Jeda Singkat Seorang Pekerja
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Viral Gol Haram Tercipta di Laga Liga 2, Exco PSSI Janji Akan Evaluasi Wasit
-
Hujan, Kopi, dan Alasan untuk Tidak Segera Pergi
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi