SuaraBekaci.id - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meresmikan RSUD Tipe D di Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Rabu (3/2/2021). RSUD Tipe D Bekasi Utara akan diprioritaskan sebagai tempat isolasi dan perawatan pasien Covid-19 selama masa pandemi.
Rahmat Effendi mengatakan, RSUD Tipe D Bekasi Utara memiliki 100 tempat tidur. RSUD Tipe D Bekasi Utara juga dilengkapi fasilitas ruang gawat darurat, poliklinik rawat jalan, serta empat layanan spesialisasi yakni kebidanan, anak, bedah, dan penyakit dalam.
"Namun saat pandemi seperti sekarang ini, RSUD Tipe D difungsikan sebagai tempat isolasi dan perawatan bagi pasien Covid-19," kata Rahmat melalui keterangan tertulis.
Dia menerangkan, keberadaan RSUD Tipe D diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang hendak mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Tentunya ya, pada saat RS ini diresmikan manfaatnya yang diharapkan adalah layanan menjadi dekat. Kan tau kalau di Kota Bekasi gratis. Layanan menjadi dekat, tingkat kesulitan (mencari kamar) terselesaikan, sehingga nanti ada yang namanya kepuasan masyarakat," ujarnya.
Rahmat menambahkan, Pemkot Bekasi tetap fokus pada pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan sebagai implementasi Pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) 1945.
Diketahui, saat ini terdapat empat RSUD Tipe D di Kota Bekasi. Yakni, RSUD Tipe D Bantargebang, Pondokgede, Jatisampurna, serta RSUD Tipe D Bekasi Utara.
"Cukup datang ke RSUD Tipe D yang lokasinya dekat dengan rumah dan sengaja kita pilih agar dapat terjangkau untuk warga di wilayah kecamatan lainnya karena RSUD Tipe D ini sudah cukup memadai fasilitasnya," kata Rahmat.
Rahmat mengajak semua pihak untuk ikut berpartisipasi mengawasi fungsi layanan kesehatan yang ada di Kota Bekasi.
Baca Juga: Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bekasi Rabu 3 Februari 2021
Berita Terkait
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
-
Beringas Ancam Wali Kota Bekasi Pakai Sajam, Pedagang Duta Harapan Akhirnya 'Ciut' Minta Maaf
-
Komika Obi Mesakh Protes Pelayanan Publik di Bekasi: Masa Ngurus KTP Hilang Kuota Sehari 10 Sih
-
Akhir Cerita Anak Pemulung Bantargebang Ditolak Masuk SMP Negeri Kota Bekasi
-
Permintaan Flyover dan Rusun dari Pemkot Bekasi, Pemprov DKI Masih Lakukan Pendalaman
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam