SuaraBekaci.id - Ekonomi wisata di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) babak belur selama PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Ekonomi wisata Lembang di KBB disebut turun 50 sampai 70 persen selama PPKM.
Manajer Operasional Objek Wisata Lembang Park and Zoo (LPZ), Iwan Susanto mengatakan kunjungan wisatawan yang datang ke objek wisata tersebut menurun drastis.
"Kunjungan turun drastis, bisa antara 50-70% turunnya. Apalagi selama PPKM yang sudah berjalan tiga minggu ini," kata Iwan Susanto dikutip dari AyoBandung.com -- jaringan Suara.com, Minggu (31/1/2021).
Dia menyatakan, pihaknya tetap membuka kunjungaan wisatawan selama PPKM berlangsung. Karena pihaknya tidak medapatkan instruksi untuk menutup operasional tempat wisata tersebut.
Akan tetapi jumlah pengunjung yang datang ke tempat wisata itu menurun drastis. Dari semula 1.000 pengunjung pada hari biasa menjadi 300 orang.
Termasuk jumlah kunjungan ada akhir pekan. Dari semula 2.000 pengunjung menjadi 1.000 pengunjung.
"Jelas ini sangat berat bagi pelaku usaha, dan juga dirasakan oleh pelaku usaha lainnya termasuk di sektor perhotelan. Semoga PPKM tidak diperpanjang lagi, karena kalau ada tahap tiga akan lebih parah, mengingat awal Februari ada libur Imlek yang berada di akhir pekan," harap Iwan.
Dia menambahkan, aturan PPKM membuat warga dari luar daerah yang datang ke tempat wisata tersebut berkurang. Karena terdapat ketentuan harus memiliki suarat keterangan bebas Covid-19 saat keluar daerah.
Baca Juga: Cerita dari Kampung Muril yang Pernah Dilanda Gempa Sesar Lembang 2011 Lalu
"Makanya sekarang yang berkunjung ke LPZ ini banyak warga lokal. Kalau dari luar daerah masih sedikit, karena takut ada pemeriksaan rapid test antigen," tandasnya.
Berita Terkait
-
Keracunan MBG di Lembang, 201 Siswa dan Guru Dirawat
-
Waspada Sesar Lembang, Gempa M 5,5 Berpotensi Guncang Bandung Barat
-
2 Hari 1 Malam di Lembang: Itinerary Anti Ribet Buat yang Butuh Healing Singkat dari Kebisingan
-
Macan Tutul Berkeliaran di Hotel Lembang, Petugas Gabungan Turun Tangan
-
Macan Tutul yang Masuk ke Hotel Berhasil Dievakuasi
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Eks Pejabat Kementan Diduga Korupsi Rp27 Miliar, Amran: Sudah Saya Pecat
-
Harga Emas Antam Senin 26 Januari Meroket, Segini Angkanya
-
WEF Davos 2026, Dirut BRI Soroti Potensi Besar Pengembangan Fintech Indonesia
-
WEF Davos 2026 Jadi Panggung BRI Tekankan Pentingnya UMKM bagi Ekonomi Global
-
Pemkab Bekasi Dituding Kalah di Sidang, Warga Lawan 'Mafia Tanah'