SuaraBekaci.id - Salah satu tantangan yang dikhawatirkan pada saat program vaksinasi dimulai ialah muncul efek samping dari vaksin Covid-19. Terlebih dengan kemarin sempat ramai diberitakan 33 lansia di Norwegia usai divaksin Covid-19.
Kini , sejumlah orang yang menerima vaksin melaporkan bahwa dirinya mengalami kelelahan. Lantas apakah itu ialah tanda efek samping?
Seperti dilansir dari Times of India, imunisasi bekerja dengan cara 'menipu' tubuh. Ketika sistem disuntik dengan strain virus yang hidup atau yang dimodifikasi, ia memulai reaksi inflamasi tertentu dan mulai menyiapkan antibodi.
Hal ini, pada gilirannya, menyebabkan efek samping beberapa di antaranya termasuk demam, menggigil, nyeri di tempat suntikan, mual dan dalam beberapa kasus, kelelahan dan kelelahan.
Sekarang, meski sebagian besar efek samping biasanya ringan dan sementara, itu terjadi setelah Anda mendapatkan dua dosis lengkap. Beberapa, seperti mual dan kelelahan juga bisa terjadi, tetapi kemungkinan yang sama tidak umum.
Kelelahan jarang memiliki alasan yang tidak berhubungan dengan penyakit tertentu.
Biasanya, capek dan kelelahan disebabkan oleh masalah seperti sistem kekebalan yang terlalu aktif atau terlalu sibuk, penyebab gaya hidup, stres yang ekstrim.
Dalam kasus infeksi virus dan bakteri tertentu, kelelahan juga bisa disebabkan oleh penyebaran cepat kuman penyebab infeksi ke sel-sel vital tubuh.
Dalam kasus vaksinasi, ketika tubuh dengan sengaja terinfeksi kuman, kelelahan dan kantuk dianggap sebagai respons peradangan yang bersifat rutin.
Baca Juga: Usai Disuntik Vaksin Sinovac, Tito Karnavian: Saya Tak Merasakan Apa-apa
Di antara mereka yang melaporkan kelelahan setelah vaksinasi mengeluh merasa lesu dan ingin mengambil cuti sakit setelah suntikan. Dalam kasus ekstrim, seorang pekerja medis pingsan setelah mendapat suntikan Pfizer.
Namun, karena ini tidak biasa dan perasaan tidak nyaman, kantuk atau kelelahan bisa membingungkan.
Karena kelelahan, sebagai gejala juga merupakan sesuatu yang juga dapat menyulitkan seseorang untuk melanjutkan harinya setelah vaksinasi, orang sekarang khawatir bahwa gejala tersebut hanya akan meningkatkan tingkat keraguan vaksin.
Ingatlah bahwa perasaan lelah tidak perlu dikaitkan dengan vaksin.
Kelelahan, sebagai gejala, juga dapat dikaitkan dengan obesitas, kekurangan zat, kelelahan, pemulihan dari suatu penyakit, atau hanya stres secara umum.
Jika Anda mengalami gejala lain setelah mendapat suntikan vaksin, seperti demam atau kedinginan, kelelahan mungkin terkait dengan gejala tidak menyenangkan yang terkait dengan vaksin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR