SuaraBekaci.id - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi berharap warga Kota Bekasi mendukung program vaksinasi Covid-19 yang akan diawali Presiden Joko Widodo pada 13 Januari 2021 mendatang.
Rahmat mengatakan, vaksinasi tahap awal akan diberikan kepada tenaga kesehatan. Di Kota Bekasi, terdapat sebanyak 11.983 orang tenaga kesehatan yang akan divaksin.
"Dan tahap 2 vaksinasi dilakukan pada petugas layanan publik pada periode Januari sampai April 2021, berjalan paralel dengan tahap 1, untuk jumlah pada tahap 2 belum ada informasi," kata Rahmat di Bekasi, Jumat (8/1/2021).
Dia menjelaskan, penentuan sasaran ditetapkan melalui koordinasi kementrian dan lembaga melalui sistem satu data.
"Untuk jumlah sasaran ini masih bersifat dinamis dan Kota Bekasi mengikuti perkembangan informasi dari pusat," ujarnya.
Dia berharap, vaksinasi mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan melindungi warga Indonesia.
Rahmat menjelaskan, sesuai dengan instruksi Menteri Kesehatan, proses vaksinasi akan diprioritaskan kepada kelompok usia rentan dari usia 18-59 tahun dari tenaga kesehatan sebagai garda terdepan, petugas pelayanan publik, lansia, dan masyarakat umum.
Kemudian, kepada contact tracing atau kontak erat Covid-19 merupakan orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi Covid-19 dan administrator yang terlibat dalam pelayanan publik.
"Vaksinasi dilaksanakan di puskesmas atau fasilitas kesehatan yang telah terdaftar di Dinas Kesehatan di 42 Puskesmas, 46 RS dan 32 klinik se-Kota Bekasi," ujarnya.
Baca Juga: Foto Tri Rismaharini for DKI 1 Beredar, Netizen: Anies Kembali ke Kampus
Pemkot Bekasi, lanjut Rahmat, akan menerima vaksin dari Pemerintah Pusat yang akan disebarluaskan kepada masyarakat melalui unit-unit kesehatan di Kota Bekasi. Vaksinasi tersebut pun diberikan secara gratis tanpa ada pungutan biaya apapun.
"Bagi warga Kota Bekasi, vaksinasi adalah salah satu bentuk ikhtiar kita dalam menjaga diri dan keluarga, selain tetap selalu mematuhi protokol kesehatan 4M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan)," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui
-
Kurang dari 24 Jam, Santunan Korban Kecelakaan Truk Molen Bekasi Diserahkan ke Ahli Waris
-
Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi
-
Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi
-
Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel