SuaraBekaci.id - Kebakaran yang melanda tiga bangunan di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (6/1/2021) menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
Tiga orang yang meninggal dunia tersebut, sedang berada di lokasi kebakaran yang diduga terjadi akibat ledakan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Aceng Solahudin mengatakan, saat ini korban-korban pada peristiwa tersebut telah dalam penanganan.
Dia menerangkan, semula terdapat dua orang korban yang meninggal dunia dan tiga orang yang dilarikan ke RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid akibat luka bakar pada peristiwa kebakaran itu.
Kemudian, satu orang korban yang dilarikan ke rumah sakit meninggal dunia saat dalam penanganan. Sehingga, lanjut Aceng, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi tiga orang.
"Jadi tinggal dua (korban kebakaraan) di RSUD. Dari tiga luka bakar, satu dinyatakan meninggal karena mungkin luka bakar di atas 90 persen," kata Aceng.
Sementara korban yang meninggal dunia pada peristiwa itu dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati.
Aceng melanjutkan, dua korban selamat yang kini berada di rumah sakit mengalami luka bakar sekitar 70 persen. Kedua orang tersebut masih dalam penanganan medis.
Berikut nama korban kebakaran di Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi :
Baca Juga: Kebakaran di Cimuning Bekasi: 3 Tewas, 2 Alami Luka Bakar Serius
Nama korban dalam penanangan medis di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi:
- Yata (55)
- Tama (55)
Nama korban jiwa :
- Kayla (12) meninggal dunia di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid
- Rihin (45) meninggal dunia di tempat kejadian kebakaran
- M.Bilal (8 bulan) meninggal dunia di tempat kejadian kebakaran
Sebelumnya, sebanyak 3 orang di Bekasi, Jawa Barat tewas dalam peristiwa kebakaran di Kampung Cimuning, RT 01/04, Kelurahan Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (6/1/2021) siang sekitar pukul 12.30 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Aceng Solahudin mengatakan, 'si Jago Merah' melalap bangunan semi permanen yang diketahui milik seorang warga bernama Yata.
Menurut Aceng, korban diperkirakan merupakan satu keluarga karena tinggal di rumah yang sama.
"Jadi itu bengkel las dan kusen sama rumah, satu pemiliknya (Yata). Di depan rumah ada pembuatan kusen, di belakang rumahnya ada bengkel las, rumahnya di tengah. Karena yang di belakang meledak, menimbulkan ledakan memicu kebakaran," kata Aceng saat dihubungi Suara.com.
Berita Terkait
-
KPK Sebut Ketua PDIP Jabar Diduga Kecipratan Duit Kasus Ijon Proyek Bekasi, Berapa Jumlahnya?
-
Pola Korupsi 'Balik Modal Pilkada' Jerat Bupati Bekasi? KPK Cium Modus Serupa Lampung-Ponorogo
-
Ono Surono Dicecar KPK Soal Aliran Uang Korupsi Bupati Bekasi, Kapasitas Sebagai Ketua PDIP Jabar
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
KPK Periksa Sekretaris Camat dan 5 Direktur Swasta dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
Terkini
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol