Dari Rumah ke Komunitas, Cerita Perempuan Berdaya di Kampung Berseri Astra

Kita gak gabut jadi ibu-ibu yang kerjanya cuma keluar nyuapin anak makan terus ngobrol enggak jelas. Tapi kalau di sini ada kegiatannya, ucapnya.

Galih Prasetyo
Senin, 28 Oktober 2024 | 13:14 WIB
Dari Rumah ke Komunitas, Cerita Perempuan Berdaya di Kampung Berseri Astra
Ketua Kampung Berseri Astra (KBA) Sahabat RW 14 Perwira, Kota Bekasi, Lestya Dewi Ratnawati [Suara.com/Mae Harsa]

“Februari 2022, kita juara 1 di kelas generasi KBA. Kita memborong tiga juara. Jadi juara 1 profil wilayah, juara 3 program unggulan yaitu bank sampah, kemudian juara 4 lokasi terbaik,” jelas Lestya.

Total sudah 80 persen atau sekitar 200 KK di Vila Mas Indah Blok B yang bergabung dalam program KBA Sahabat RW 14 Perwira. 63 orang di antaranya kader aktif di KBA Sahabat RW 14 Perwira.

Melalui 4 pilar KBA, perempuan terutama ibu rumah tangga di wilayah Vila Mas Indah Blok B, Kota Bekasi, memiliki daya keahlian dan kreatifitas yang tinggi.

“Kita jadinya gak yang cuma jadi IRT (ibu rumah tangga). Semua ibu-ibu di sini tuh punya keahlian,” kata Nita salah satu anggota KBA Sahabat RW 14 Perwira.

Baca Juga:Inspiratif! Kampung Berseri Astra Perwira Bekasi: Dulu Horor Kini Jadi Green House

Nita menceritakan, tergabung dalam komunitas Kelompok Wanita Tani Sahabat Sampah sekaligus menjadi bagian dari anggota KBA merupakan anugrah yang luar biasa.

Transformasi Kampung Berseri Astra (KBA) yang berlokasi di Vila Mas Indah, Blok B, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi [Suara.com/Mae Harsa]
Transformasi Kampung Berseri Astra (KBA) yang berlokasi di Vila Mas Indah, Blok B, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi [Suara.com/Mae Harsa]

Menurutnya, meski sebagai ibu rumah tangga namun hari-harinya tak monoton. Sebab, setiap hari berbagai kegiatan positif pasti bisa dia kerjakan.

“Kita gak gabut jadi ibu-ibu yang kerjanya cuma keluar nyuapin anak makan terus ngobrol enggak jelas. Tapi kalau di sini ada kegiatannya,” ucapnya.

Nita sehari-hari berwirausaha dengan membuka warung jajan kecil-kecilan. Nita menyebut, sampah-sampah plastik maupun botol bekas jajan para pembeli biasanya ia kumpulkan untuk menjadi kerajinan tangan.

“Kita bisa bikin apa aja deh dari bekas sampah ini ya kan. Kaya jadi galon, bunga-bunga, tempat duduk, kostum. Apa aja deh yang bermanfaat,” tuturnya.

Baca Juga:Momen Terakhir AM Sebelum Ditemukan Tewas di Parkiran Mal: Korban Sempat Salat Ashar

Sampah plastik yang dikumpulkam dan dijadikan berbagai jenis barang ini tidak hanya bermanfaat namun juga memiliki nilai ekonomis.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini