Aminuddin Maruf Anak Petani Karawang yang Jadi Wakil Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Eks Stafsus Milenial Jokowi

Nusron Wahid memiliki wakil sebanyak 14 orang, salah satunya ialah anak petani Karawang bernama Aminuddin Maruf.

Galih Prasetyo
Selasa, 07 November 2023 | 09:24 WIB
Aminuddin Maruf Anak Petani Karawang yang Jadi Wakil Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Eks Stafsus Milenial Jokowi
Profil Aminuddin Maruf (Instagram/aminuddin.maruf)

SuaraBekaci.id - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pada Senin (7/11) resmi umumkan 277 nama yang masuk dalam struktur tim pemenangan pada Pilpres 2024.

Pengumuman anggota TKN Prabowo-Gibran ini disampaikan di Ballroom Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Struktur TKN Prabowo-Gibran memiliki sejumlah unit kerja, salah satunya sekretaris TKN yang dipimpin oleh Nusron Wahid.

Nusron Wahid memiliki wakil sebanyak 14 orang, salah satunya ialah anak petani Karawang bernama Aminuddin Maruf. Sosok Aminuddin ini sebenarnya tidak terlalu asing bagi publik.

Sebelum menjadi wakil sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Amin ialah staf khusus milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi). Amin seperti dikutip dari Suara.com pada 27 Oktober lalu putuskan untuk mundur sebagai stafsus milenial Jokowi.

Baca Juga:Berpotensi Disalip Ganjar-Mahfud, Elektabilitas Prabowo-Gibran Malah Merosot Pasca Putusan MK

Aminuddin mengatakan, ia mengatakan keputusannya mundur sebagai stafsus Presiden Jokowi untuk menghindari conflict of interest atau konflik kepentingan.

Amin kelahiran 27 Juli 1986 di Desa Tanahbaru, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ayah Aminuddin ialah seorang petani di Karawang.

Bahkan Amin sempat mengaku saat kecil juga membantu pekerjaan sang ayah, apalagi jika sudah masuk musim panen.

"Waktu itu saya masih kecil dan ingin merasakan panen, namun pada saat ngarit jari saya terluka terkena sabetan," ucapnya seperti dikutip dari Antara.

Meski hidup dalam keterbatasan, Amin tetap berupaya untuk bisa melanjutkan pendidikan. Setelah lulus dari SMAN 1 Rengasdengklok pada 2004, ia kemudian masuk ke Universitas Negeri Jakarta (UNJ) jurusan Ekonomi dan Administrasi.

Baca Juga:Prabowo Puji-puji Jokowi di HUT Golkar: Saya Banyak Belajar Dari Bapak

Pada 2014 hingga 2017, ia kemudian menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada Kongres di Jambi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini