Cara Sadis Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi, Perdaya Korban dengan Iming-iming Bisa Bikin Kaya

Wowon cs perdaya korban dengan mengaku mempunyai kekuatan supranatural.

Galih Prasetyo | Muhammad Yasir
Jum'at, 20 Januari 2023 | 00:59 WIB
Cara Sadis Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi, Perdaya Korban dengan Iming-iming Bisa Bikin Kaya
Petugas kepolisian masuk ke kontrakan tempat ditemukan satu keluarga tak sadarkan diri di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi (Suara.com/Danan Arya).

SuaraBekaci.id - Iming-iming bisa membuat orang jadi kaya dan sejahtera jadi modus yang dilakukan pembunuh satu keluarga di Bekasi, Wowon Erawan, Dulah dan Solihin.

Setelah korban termakan bujuk rayu, para pelaku kemudian melakukan pembunuhan dengan cara sadis. Wowon tidak hanya menghabisi korban yang diincar namun juga orang-orang yang mengetahui aksi sadisnya, tak terkecauli istri, adik dan anaknya.

Aksi sadis Wowon dan komplotannya ini terbongkar setelah kasus penemuan satu keluarga di Bantar Gebang, Kota Bekasi yang ditemukan tak sadarkan diri dengan mulut keluarkan busa pada Kamis 12 Januari 2023.

Dari penelusuran tim kepolisian Polda Metro Jaya terakit kasus sekeluarga di Bantar Gebang, Kota Bekasi ini terungkap bagaimana Wowon cs melakukan aksi pembunuhan di Cianjur, Jawa Barat.

Baca Juga:Dua TKW Jadi Korban Serial Killer Aki Wowon Cs Usai Ditipu Modus Gandakan Uang

Wowon cs melakukan pembunuhan sadis terhadap para korban di tempat tinggalnya di Kampung Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat.

Di Cianjur, pihak kepolisian menemukan sejumlah korban yang sudah diukur di belakang rumah.

Menurut keterangan dari Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, para korban saat ini sedang dilakukan tes DNA untuk mengetahui identitasnya.

"Bahwa memang ada korban-korban yang dikuburkan di rumah tersangka dan lain sebagainya, ternyata ada, sedang diadakan penelitian DNA dan sebagainya," kata Hengki.

Hengki menjelaskan bahwa pelaku Wowon cs mengakhiri nyawa para korban di Cianjur dengan cara dicekik, seperti yang dialami Noneng dan Wiwik pada 2020.

Baca Juga:Pembunuhan Keji Aki Wowon Cs Buat Polisi Terkejut Temukan 3 Kuburan di Cianjur, 1 Jasad Dibuang ke Laut Garut

"Yang pertama menggunakan racun kemudian dicekik, yang kedua korban itu suruh datang ke rumah tersangka," jelas Hengki.

Menurut Hengki, untuk memperdaya korban Noneng dan Wiwin, Wowon mengaku memiliki kemampuan supranatural bisa membuat seseorang menjadi kaya. Korban Noneng dan Wiwin pun datang ke rumah tersangka dan disuruh tidur.

"tiba-tiba dicekik menggunakan kain," ungkap Hengki.

Pada korban berikutnya, Wowon juga menggunakan cara yang sama. Korban diantar tersangka lain menggunakan motor ke rumah Wowon.

Untuk korban berikutnya ini, setelah dipastikan tak bernyawa, Wowon cs lalu mengubur korban dan dicor menggunkan semen.

"Langsung dimasukkan lubang di rumah itu, semua barang-barang pribadinya masuk ke sana tadi ditemukan, dicor, baru ditutup menggunakan tehel dan semen." jelas Hengki.

News

Terkini

Suara rintihan korban Aki Wowon Cs masih terngiang-ngiang di telinga warga Ciketing Udik, Kota Bekasi.

News | 11:53 WIB

Suara.com dan IMS akan helat Local Media Outlook 2023 pada Kamis 26 Januari 2023.

News | 18:30 WIB

Bak Korean Wave, rumor kepindahan Asnawi Mangkualam ke Jeonnam Dragons hadirkan Asnawi Wave

News | 18:27 WIB

BRI juga aktif mengajak dan mengikutsertakan kelompok usaha "Menday Gallery and souvenir" dalam beberapa pameran maupun bazar.

News | 16:30 WIB

"Karena kalau sadis, belum tentu dikatakan psikopat. Itu harus ditelusuri terlebih dahulu kejiwaannya,"

News | 15:15 WIB

Aki Banyu memberikan perintah kepada Duloh dan Dede untuk mengeksekusi para korban di Ciajur dan Bekasi

News | 14:54 WIB

Duloh dan Dede tidak pernah tahu bahwa Aki Banyu ialah tokoh rekaan yang dibuat Aki Wowon.

News | 19:34 WIB

"Kadang kalo cerita omsetnya banyak di atas Rp 300.000 bisa sampai Rp 500.000 sehari," kata Narto.

News | 13:05 WIB

Rekan sesama pedagang, Narto mengatakan tersangka serial killer Bekasi, Duloh mengaku bisa sembuhkan orang sakit.

News | 12:30 WIB

Solihin alias Duloh ternyata berprofesi sebagai tukang es cincau di depan SDN Ciketing Udik III, Kota Bekasi.

News | 11:54 WIB

"Terakhir ketemu (korban) waktu Jumat, kan tetangga juga ada yang meninggal tuh. Masih ngeliat itu masih takziah juga beliau,"

News | 20:36 WIB

Seorang warga Tambun Bekasi yang berprofesi sebagai driver online tewas di Depok, Jawa Barat.

News | 20:17 WIB

Penampakan truk pengangkut sampah yang rusak berat jadi viral di media sosial.

News | 17:56 WIB

"Ada kakek-kakek dateng nanya ke saya ada kontrakan gak, saya jawab yang itu mah gak layak (rumah tkp) kosong pak,"

News | 17:12 WIB

Keinginan Arema FC untuk bermarkas di Stadion Patriot Bekasi mendapat penolakan suporter lokal.

News | 16:29 WIB
Tampilkan lebih banyak