Biadab! Anak Rantai Leher dan Tangan Ibu Kandung di Pinggir Hutan Banten, Hotman Paris Langsung Bertindak

Mirisnya lagi, ibu itu dipasung di tengah hutan tanpa alas dan tempat teduh sehingga kepanasan dan kehujanan.

Andi Ahmad S
Selasa, 29 November 2022 | 09:52 WIB
Biadab! Anak Rantai Leher dan Tangan Ibu Kandung di Pinggir Hutan Banten, Hotman Paris Langsung Bertindak
Tangkapan Layar Anak Rantai Ibu Kandung Jadi Sorotan Hotman Paris [Instagram]

SuaraBekaci.id - Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan ibu dipasung anak di bagian leher dan tangannya menggunakan rantai.

Mirisnya lagi, ibu itu dipasung di tengah hutan tanpa alas dan tempat teduh sehingga kepanasan dan kehujanan.

Melalui video yang diambil oleh @detikasa_official dan diunggah ulang oleh akun Instagram @hotmanparisofficial pada Senin (29/11/2022), diketahui aksi pemasungan terhadap orang tua itu terjadi di Banten.

Ibu paruh baya itu diduga orang dalam gangguan jiwa atau ODGJ oleh keluarga dan masyarakat sekitar, sehingga terjadilah pemasungan.

Baca Juga:Jalan Akses ke RSUD Cilegon Ditutup, Wali Kota Cilegon: Mohon Dimaklumi!

Namun, pemasungan yang dilakukan dianggap tidak wajar dan terkesan menyiksa, pasalnya ibu paruh baya itu tanpa diberi alas, tempat berteduh, dan makan.

Bahkan, rantai yang melilit leher dan tangannya hanya memiliki panjang sekitar 1 meter saja, sehingga ibu itu tidak bisa bergerak kemana-mana.

Pada cuplikan video tersebut, ibu paruh baya yang dikenal dengan panggilan ibu Ani itu menjelaskan kronologi dirinya bisa terpasung di tengah hutan kepada relawan yang datang ingin membantu melepaskannya.

“Tadinya saya diledek mata picek, lalu saya sedih, marah-marah, dan merusak semua perabotan di rumah,” jelas ibu yang diduga ODGJ itu.

Menurut relawan Asril yang membantu melepaskan pasung rantai di leher dan tangan itu, menjelaskan bahwa ibu Ani sudah mengalami pemasungan selama 5 hari.

Baca Juga:Pengakuan Predator Anak SD di Kota Bekasi: Nggak Sengaja, Pria Diduga ODGJ Salat Ditengah Jalan Sukabumi

“Ini sudah dialami ibu Ani selama lima hari,” ucap Asril.

News

Terkini

Suara rintihan korban Aki Wowon Cs masih terngiang-ngiang di telinga warga Ciketing Udik, Kota Bekasi.

News | 11:53 WIB

Suara.com dan IMS akan helat Local Media Outlook 2023 pada Kamis 26 Januari 2023.

News | 18:30 WIB

Bak Korean Wave, rumor kepindahan Asnawi Mangkualam ke Jeonnam Dragons hadirkan Asnawi Wave

News | 18:27 WIB

BRI juga aktif mengajak dan mengikutsertakan kelompok usaha "Menday Gallery and souvenir" dalam beberapa pameran maupun bazar.

News | 16:30 WIB

"Karena kalau sadis, belum tentu dikatakan psikopat. Itu harus ditelusuri terlebih dahulu kejiwaannya,"

News | 15:15 WIB

Aki Banyu memberikan perintah kepada Duloh dan Dede untuk mengeksekusi para korban di Ciajur dan Bekasi

News | 14:54 WIB

Duloh dan Dede tidak pernah tahu bahwa Aki Banyu ialah tokoh rekaan yang dibuat Aki Wowon.

News | 19:34 WIB

"Kadang kalo cerita omsetnya banyak di atas Rp 300.000 bisa sampai Rp 500.000 sehari," kata Narto.

News | 13:05 WIB

Rekan sesama pedagang, Narto mengatakan tersangka serial killer Bekasi, Duloh mengaku bisa sembuhkan orang sakit.

News | 12:30 WIB

Solihin alias Duloh ternyata berprofesi sebagai tukang es cincau di depan SDN Ciketing Udik III, Kota Bekasi.

News | 11:54 WIB

"Terakhir ketemu (korban) waktu Jumat, kan tetangga juga ada yang meninggal tuh. Masih ngeliat itu masih takziah juga beliau,"

News | 20:36 WIB

Seorang warga Tambun Bekasi yang berprofesi sebagai driver online tewas di Depok, Jawa Barat.

News | 20:17 WIB

Penampakan truk pengangkut sampah yang rusak berat jadi viral di media sosial.

News | 17:56 WIB

"Ada kakek-kakek dateng nanya ke saya ada kontrakan gak, saya jawab yang itu mah gak layak (rumah tkp) kosong pak,"

News | 17:12 WIB

Keinginan Arema FC untuk bermarkas di Stadion Patriot Bekasi mendapat penolakan suporter lokal.

News | 16:29 WIB
Tampilkan lebih banyak