Tottenham vs Liverpool: Sepak Bola Atraktif Conte Kontra Formasi Hybrid ala Klopp

Pertandingan kedua tim ini akan mempertemukan adu taktik antara Jurgen Klopp vs Antonio Conte.

Galih Prasetyo
Sabtu, 05 November 2022 | 19:11 WIB
Tottenham vs Liverpool: Sepak Bola Atraktif Conte Kontra Formasi Hybrid ala Klopp
Kolase Jurgen Klopp vs Antonio Conte (Twitter @SkySportsPL)

Yang terpenting baginya ialah bagaimana anak asuhnya bisa terapkan permainan yang atraktif. Ia juga menekankan soal stabilitas tim di setiap pekan.

"Filosofi melatih saya sangat sederhana, bermain sepak bola yang bagus dan atraktif untuk ditonton fans. Kami juga harus memiliki tim yang stabil, tidak naik turun pada tiap pekannya," ucap Spurs di Spurs TV.

Lantas bagaiaman penerapannya? Conte selama di Spurs kerap andalkan formasi tiga bek, dengan dua wing back, satu atau dua gelandang pengatur ritme sekaligus bisa berfungsi sebagai gelandang bertahan.

Lalu Conte juga mengandalkan pemain yang mampu menjadi inside forward untuk menyokong kinerja striker Harry Kane. Peran insiden forward ini yang ciamik dijalankan oleh Son Heung-min di kiri dan Dejan Kulusevski di kanan.

Baca Juga:Psywar Jelang Tottenham vs Liverpool: Conte Bakal Bikin Emosi Klopp Meledak?

Taktik ini dilakukan Conte demi bisa menjaga daya gedor lini depan Spurs. Menutup ketergantungan kepada Harry Kane sebagai penyerang tunggal.

Skema atraktif Conte itu terlihat dalam menyerang dan bertahan. Saat menyerang, dua wing back akan maju menekan full back lawan. Saat kondisi bertahan, dua wing back mundur dibantu trio bek tengah hingga akan membentuk lima bek sejajar.

Yang juga harus dicatat, Spurs selama dilatih Conte selalu andalkan permainan direct. Tak bertele-tele untuk membangun skema serangan.

Skema serangan Tottenham diasuh Conte yang juga jadi catatan menarik ialah kemampuan untuk memberikan umpan silang saat wingback naik ke atas. Setidaknya skema ini membuat kans Spurs untuk menciptakan gol lebih banyak.

Klopp Bakal Usung Formasi Hybrid

Baca Juga:Jelang Tottenham vs Liverpool, Jurgen Klopp Puji Taktik Antonio Conte: Ini Laga Sulit!

Jika Conte cukup nyaman di awal musim ini, sebaliknya dengan Jurgen Klopp. Pelatih Jerman itu beberapa kali harus ubah gaya bermainnya di Liverpool.

Klopp mungkin sadar bahwa gaya heavy metal dan konsep gegenpressing telah usang. Pola formasi 4-3-3 yang kerap dimainkan Klopp sudah ketinggalan zaman.

Eks pelatih Dortmund itu bahkan sempat ubah taktiknya saat Liverpool melawan Rangers pada matchday keempat Liga Champions musim ini.

Menariknya pada laga itu, Klopp menggunakan formasi yang tak biasa yakni 4-4-2. Firmino dan Darwin Nunez jadi duet penyerang. Harvey Elliott dan Fabio Carvalho di-plot sebagai pemain sayap.

Salah satu kolumnis Liga Inggris, Mark Jones seperti dikutip dari Mirror menyebut taktik Klopp itu sebagai formasi hybrid.

Untungnya formasi hybrid itu mampu membawa Liverpool meraih kemenangan atas Rangers saat itu. Dari pertandingan di Stadion Ibrox tersebut, Firmino dan Nunez lebih bergerak bebas di area pertahan lawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini